Iqbal Warning PUPRPKP NTB usai Bupati Lombok Barat Kena OTT
- 21 Jul 2026 15:16 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengingatkan jajaran Dinas PUPRPKP NTB memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.
- Iqbal meminta seluruh jajaran PUPRPKP menjadikan kasus hukum yang menjerat kepala daerah di Lombok Barat sebagai pengingat.
- Iqbal mengajak seluruh aparatur sipil negara menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bersama.
RRI.CO.ID, Mataram – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengingatkan jajaran Dinas PUPRPKP NTB memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Peringatan itu disampaikan setelah OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat.
"Ini pelajaran buat kita semua untuk menjaga tata kelola yang bersih," kata Iqbal saat meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur di Balai Pemeliharaan Jalan PUPRPKP NTB, Mataram, Selasa, 21 Juli 2026.
Iqbal meminta seluruh jajaran PUPRPKP menjadikan kasus hukum yang menjerat kepala daerah di Lombok Barat sebagai pengingat agar pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
Ia menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan program infrastruktur akan diperketat. Menurutnya, setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Saya minta setiap rupiah anggaran digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan pelayanan publik," ujarnya.
Iqbal juga mengingatkan masih ada praktik-praktik lama yang harus segera ditinggalkan. Ia mengaku mengetahui berbagai "tradisi" buruk dalam tata kelola pemerintahan dan meminta seluruh jajaran memperbaikinya.
"Saya tahu tradisi-tradisi yang tidak baik itu. Sekarang saatnya kita benahi tata kelola dan meningkatkan integritas," katanya.
Menyinggung OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat, Iqbal mengajak seluruh aparatur sipil negara menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bersama. Ia berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di NTB.
Gubernur juga mengimbau seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak berspekulasi sebelum ada putusan yang berkekuatan hukum tetap.
"Semoga ini menjadi kejadian terakhir. Mari kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menjadikannya pelajaran agar pemerintahan di NTB semakin bersih," ujar Iqbal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....