Bansos Digital Mulai Diuji Coba, Dinsos Loteng Sebut Penyaluran Lebih Transparan

  • 15 Jul 2026 14:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lombok Tengah mendukung rencana pemerintah pusat menerapkan sistem Bantuan Sosial (Bansos) Digital yang ditujukan untuk meningkatkan transparansi sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan.

Kepala Dinsos Lombok Tengah, Masnun, menjelaskan program tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba. Di Nusa Tenggara Barat, pemerintah pusat menetapkan dua daerah sebagai lokasi percontohan, yakni Kabupaten Lombok Timur dan Kota Mataram.

"Ini masih tahap percobaan. Penentuan daerah uji coba sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian," ujar Masnun Rabu, 15 Juli 2026.

Ia menjelaskan, melalui sistem Bansos Digital nantinya masyarakat dapat memantau berbagai jenis bantuan sosial secara terbuka melalui aplikasi di telepon genggam. Penyaluran bantuan juga direncanakan langsung masuk ke rekening penerima sehingga tidak lagi harus mengantre di bank atau tempat penyaluran.

Menurut Masnun, masyarakat yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan juga dapat mengajukan usulan melalui aplikasi Cek Bansos. Selain itu, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan sanggahan apabila menemukan penerima bantuan yang dinilai sudah tidak memenuhi syarat.

"Tujuannya agar penyaluran bansos lebih transparan dan tepat sasaran. Masyarakat bisa mengusulkan maupun menyanggah data penerima melalui aplikasi," ujarnya.

Masnun mengatakan, sistem tersebut akan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terintegrasi dengan berbagai basis data pemerintah. Dengan mekanisme itu, kelayakan penerima bantuan dapat diverifikasi secara lebih akurat berdasarkan kondisi ekonomi maupun data pendukung lainnya.

Di Lombok Tengah sendiri, jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini mencapai sekitar 55 ribu keluarga penerima manfaat, sedangkan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sekitar 40 ribu penerima. Data tersebut akan terus diperbarui agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Selain memperbaiki tata kelola bansos, Dinsos Lombok Tengah juga terus melakukan berbagai intervensi untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan dan bantuan kepada kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, anak yatim, serta masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....