Kebakaran 1.956 Hektare Savana TN Tambora Berhasil Dipadamkan
- 14 Jul 2026 09:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padang savana Taman Nasional (TN) Tambora, Nusa Tenggara Barat, akhirnya berhasil dipadamkan setelah tim gabungan berjibaku selama hampir sepekan. Luas area yang terdampak kebakaran mencapai 1.956 hektare.
Proses pemadaman dilakukan oleh personel Balai Taman Nasional Tambora bersama Tim Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Jabalnusra. Upaya pemadaman berlangsung cukup berat karena medan menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau, sehingga memperlambat proses pengendalian api.
Kepala Balai Taman Nasional Tambora, Abdul Azis Bakry, mengatakan seluruh titik api kini telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan patroli untuk mengantisipasi munculnya titik api baru selama musim kemarau.
| Baca juga: Ribuan Hektar Savana TN Tambora, Terbakar |
Menurutnya, kondisi medan yang terjal dan luasnya kawasan savana menjadi tantangan utama bagi petugas dalam melakukan pemadaman.
"Namun berkat kerja sama tim gabungan, kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan," ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.
Abdul Azis menegaskan, Balai TN Tambora akan memperkuat langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Selama musim kemarau, informasi titik panas (hotspot) yang disampaikan BMKG akan menjadi perhatian serius sebagai dasar pelaksanaan patroli dan deteksi dini.
| Baca juga: Musim Kemarau Tiba, Waspadai Karhutla |
Selain itu, pengawasan terhadap pengunjung kawasan Taman Nasional Tambora juga akan diperketat, terutama untuk mencegah masuknya barang-barang yang berpotensi memicu kebakaran.
"Kami akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung, termasuk memastikan tidak ada yang membawa atau menggunakan benda-benda yang mudah memicu kebakaran di dalam kawasan konservasi," katanya.
Kebakaran tersebut tidak hanya mengancam kelestarian ekosistem padang savana, tetapi juga berpotensi merusak habitat satwa liar yang dilindungi. Asap kebakaran turut memengaruhi kualitas udara dan dapat berdampak terhadap aktivitas wisata alam yang menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.
TN Tambora merupakan kawasan pelestarian alam seluas 71.645,64 hektare yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Cagar Biosfer Dunia. Kawasan ini menjadi habitat berbagai satwa liar endemik dan dilindungi, di antaranya kakatua kecil jambul kuning, nuri kepala merah, kirik-kirik Australia, serta rusa timor.
Balai TN Tambora mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung untuk ikut menjaga kelestarian kawasan konservasi dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Tambora sebagai salah satu kawasan konservasi paling bernilai di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....