Bidik Pasar Global, Dekranasda NTB Siap Perkuat Pembinaan Perajin

  • 12 Jul 2026 08:30 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta M. Iqbal berkomitmen memperkuat pembinaan perajin dan UMKM dengan menerapkan strategi efektif yang diserap dari HUT Dekranas ke-46 di Makassar pada 10 Juli 2026.
  • NTB memiliki potensi besar di sektor wastra, kriya, dan kerajinan berbasis budaya lokal, namun membutuhkan pembinaan berkelanjutan dalam kualitas produk, desain, dan pemasaran untuk bersaing di pasar nasional dan internasional.
  • Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming meminta Dekranas berperan sebagai pendamping perajin dengan pembinaan yang menyentuh kebutuhan nyata, dari pengembangan desain, kemasan, digitalisasi, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.

RRI.CO.ID, Makassar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Sinta M. Iqbal, berkomitmen untuk memperkuat pembinaan perajin dan pelaku UMKM di NTB. Hal tersebut ditegaskan Sinta setelah mengikuti puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Makassar, Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut Sinta, forum yang mempertemukan ribuan perajin dan pengurus Dekranas dari seluruh Indonesia itu menjadi kesempatan bagi NTB untuk menyerap berbagai strategi pembinaan yang dinilai efektif dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan. "Kami mendapat banyak pembelajaran mengenai pola pendampingan perajin. Pengalaman ini akan kami terapkan di NTB agar semakin banyak produk lokal yang naik kelas dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional," kata Sinta.

Ia mengatakan NTB memiliki potensi besar di sektor wastra, kriya, dan berbagai produk kerajinan berbasis budaya lokal. Namun, potensi tersebut membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain, hingga pemasaran.

Sinta menilai penguatan kapasitas perajin menjadi kunci agar produk-produk unggulan NTB tidak hanya dikenal sebagai cendera mata, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, mengunjungi stan Dekranasda NTB. Ia mengapresiasi sejumlah produk kerajinan yang dipamerkan dan membeli beberapa suvenir serta kain tenun khas Kabupaten Lombok Utara sebagai bentuk dukungan terhadap karya perajin daerah.

Dalam sambutannya, Selvi menekankan bahwa Dekranas harus berperan sebagai pendamping bagi para perajin, bukan sekadar penyelenggara kegiatan. Menurut dia, pembinaan harus menyentuh kebutuhan nyata pelaku usaha, mulai dari pengembangan desain produk, peningkatan kualitas kemasan, digitalisasi pemasaran, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, H. Lalu Wiranata, mengatakan keikutsertaan NTB dalam HUT Dekranas menjadi bagian dari strategi memperluas promosi sekaligus membuka jejaring pemasaran produk unggulan daerah.

Ia menyebut sinergi antara Disperindag dan Dekranasda akan terus diperkuat melalui berbagai program pengembangan UMKM, termasuk penguatan Bale Kita sebagai etalase bersama produk unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di NTB.

"Target kami adalah mendorong produk-produk NTB semakin kompetitif dan mampu menembus pasar global melalui pembinaan, inovasi, serta perluasan akses pasar," ujar Wiranata.

Partisipasi Dekranasda NTB dalam HUT Dekranas ke-46 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTB memperkuat ekosistem pembinaan perajin dan UMKM agar produk lokal memiliki nilai tambah, memperkuat identitas budaya daerah, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....