Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Capai 42 Persen
- 05 Agt 2026 15:50 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai 42 persen dan Pemprov NTB optimistis target penjualan akan terpenuhi sebelum balapan digelar.
- Pemerintah juga menyiapkan dukungan transportasi, akomodasi, dan berbagai kegiatan pra-event untuk menyukseskan MotoGP 2026.
RRI.CO.ID, Mataram – Penjualan tiket ajang MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai sekitar 42 persen. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) optimistis angka tersebut akan terus meningkat mengingat waktu penjualan masih berlangsung sekitar tiga bulan sebelum balapan digelar.
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengatakan capaian penjualan tiket saat ini dinilai cukup positif jika dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Menurut dia, pada MotoGP 2025 peluncuran penjualan tiket baru dilakukan sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan, sedangkan tahun ini dimulai lebih awal.
"Update penjualan tiket kurang lebih sudah sekitar 42 persen," kata Wagub NTB di Mataram, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia mengungkkan, strategi penjulan tiket tahun lalu dan tahun ini berbeda. Tahun lalu launching tiket hanya sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan, sementara tahun ini ada ruang waktu hampir tiga bulan. "Mudah-mudahan target penjualan bisa tercapai sebelum event berlangsung," imbuhnya.
Selain mendorong penjualan tiket, Pemprov NTB bersama penyelenggara juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung untuk meningkatkan antusiasme masyarakat menjelang MotoGP Mandalika. Indah mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan pihak penyelenggara, akan ada rangkaian kegiatan pra-event yang melibatkan berbagai kalangan, termasuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan pelaku industri pariwisata.
"Kemarin saat pertemuan di Jakarta disampaikan akan ada beberapa kegiatan sebelum MotoGP, salah satunya melibatkan murid-murid SMK dan pelaku pariwisata dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi," ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah memberi perhatian khusus terhadap kesiapan sektor transportasi dan akomodasi. Menurut Indah, kelancaran akses menuju NTB menjadi faktor penting untuk mendukung mobilitas penonton, tim, maupun wisatawan.
Pemprov NTB, kata dia, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar konektivitas udara dan laut menuju Lombok dapat memenuhi kebutuhan selama penyelenggaraan MotoGP.
"Kita memastikan penerbangan maupun transportasi laut menuju NTB berjalan lancar sehingga bisa memenuhi harapan masyarakat yang akan hadir menyaksikan MotoGP," katanya.
Ia menambahkan, komunikasi juga dilakukan untuk membuka kemungkinan penambahan akses transportasi dari sejumlah daerah, termasuk melalui jalur laut secara langsung menuju pelabuhan di NTB.
Terkait persaingan dengan agenda balap internasional lain, Indah tetap optimistis MotoGP Mandalika memiliki pasar tersendiri. Menurut dia, pengalaman tahun lalu menunjukkan MotoGP Mandalika tetap mampu menarik perhatian meski berlangsung berdekatan dengan ajang Formula 1 Singapura.
"Tahun lalu Formula 1 Singapura berlangsung bersamaan dengan MotoGP kita, tetapi penyelenggaraan tetap sukses. Saya yakin tahun ini para pencinta Formula 1 maupun MotoGP sudah memiliki pilihannya masing-masing," ujarnya.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026. Venet ini kembali menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Indonesia. Pemerintah berharap penyelenggaraan tahun ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, UMKM, dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....