Gubernur NTB Tawarkan Skema NTB Capital kepada Investor Mirai Capital

  • 09 Jul 2026 09:37 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi NTB menawarkan skema investasi baru bernama NTB Capital kepada Mirai Capital dengan tujuan memperkuat iklim investasi dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha
  • Skema NTB Capital dirancang agar pemerintah daerah menjadi pemegang saham minoritas yang membantu proses perizinan dan menyelesaikan isu-isu sosial, memungkinkan investor fokus pada pengembangan usaha
  • Kolaborasi mencakup sektor pariwisata, energi baru terbarukan, jasa keuangan, dan pemberdayaan perempuan, dengan rencana pembukaan rute penerbangan seaplane menghubungkan Bali, NTB, dan Nusa Tenggara Timur
  • Mirai Capital membuka peluang penempatan dana pihak ketiga di Bank NTB Syariah dan menekankan pendekatan investasi yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai penerima manfaat utama

RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menawarkan skema investasi baru bernama NTB Capital kepada investor global Mirai Capital. Tujuannya, untuk memperkuat iklim investasi yang lebih kondusif sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Tawaran tersebut disampaikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menerima Managing Partner Mirai Capital Pranav Jyoti dan Manager Tampa Hill Joseph di ruang kerjanya, Rabu, 8 Juli 2026. Pertemuan membahas peluang kerja sama di sektor pariwisata, energi baru terbarukan, jasa keuangan, hingga pemberdayaan perempuan.

Iqbal mengatakan NTB Capital dirancang agar pemerintah daerah dapat menjadi pemegang saham minoritas dalam proyek investasi. Melalui skema itu, pemerintah akan membantu proses perizinan serta menyelesaikan persoalan sosial yang berpotensi muncul di sekitar kawasan investasi sehingga investor dapat lebih fokus mengembangkan usahanya.

"Dengan NTB Capital, pemerintah daerah ingin membantu investor agar lebih fokus dalam pengembangan usaha. NTB Capital akan menjadi pemegang saham minoritas yang akan berperan dalam pengurusan izin serta menangani isu-isu sosial yang mungkin muncul di sekitar wilayah investasi," kata Iqbal.

Dalam kesempatan itu, Iqbal juga memaparkan arah pembangunan pariwisata NTB yang kini diarahkan pada peningkatan kualitas destinasi. Menurut dia, pengembangan pariwisata dilakukan melalui kolaborasi kawasan Bali–Nusa Tenggara agar setiap daerah saling melengkapi, bukan saling bersaing.

Pemprov NTB juga sedang menyiapkan penguatan konektivitas antardestinasi wisata melalui rencana pembukaan rute penerbangan seaplane yang menghubungkan Bali, NTB, dan Nusa Tenggara Timur. Langkah tersebut diharapkan mempercepat mobilitas wisatawan sekaligus membuka akses menuju destinasi baru di kawasan timur Indonesia.

Managing Partner Mirai Capital Pranav Jyoti menyambut positif konsep investasi yang ditawarkan Pemerintah Provinsi NTB. Menurut dia, pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi bisnis Mirai Capital yang menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat utama dari setiap investasi.

Pranav mengatakan pengembangan kawasan Tampa Hill tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan. Ia juga mengapresiasi perhatian Pemprov NTB terhadap pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif.

"Jika kita memberdayakan perempuan, maka kesejahteraan keluarga mereka akan semakin meningkat," ujar Pranav.

Selain sektor riil, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di bidang keuangan. Mirai Capital membuka peluang penempatan dana pihak ketiga di Bank NTB Syariah melalui skema yang akan dibahas lebih lanjut dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....