LAZ Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran Berbasis Big Data

  • 05 Jul 2026 06:36 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat langkah nyata dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sinergi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan lewat penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026 yang diserahkan langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) kepada masyarakat penerima manfaat di Lobby Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat 3 Juli 2026.

Program ATENSI yang didukung Kementerian Sosial RI melalui Sentra Paramita Mataram itu menjadi salah satu bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan perlindungan sosial sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI yang selama ini terus mendampingi masyarakat Lombok Barat melalui berbagai program bantuan sosial. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan menjadi kunci penting dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerah.

"Program ATENSI bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan sosial yang layak," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati LAZ mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kini sedang membangun sistem pendataan terpadu berbasis Big Data yang akan menjadi fondasi utama seluruh kebijakan bantuan sosial di masa mendatang. Sistem tersebut diawali dengan proses verifikasi faktual terhadap masyarakat yang masuk kategori desil satu hingga desil tiga.

Menurutnya, data yang akurat merupakan syarat mutlak agar seluruh bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang berhak tanpa adanya penyimpangan.

"Seluruh program bantuan harus mengacu pada data yang valid sehingga penyalurannya tepat sasaran. Dengan Big Data yang terintegrasi, bantuan tidak lagi diberikan berdasarkan kedekatan ataupun praktik-praktik lama, tetapi benar-benar kepada masyarakat yang memenuhi kriteria," katanya menegaskan.

Ia menilai perubahan sistem pendataan tersebut akan menghadirkan tata kelola bantuan sosial yang lebih transparan, objektif, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Lebih jauh, Bupati LAZ mengingatkan bahwa setiap bantuan pemerintah seharusnya menjadi pemicu lahirnya kemandirian ekonomi, bukan menciptakan ketergantungan. Karena itu, berbagai program sosial akan terus dipadukan dengan peningkatan keterampilan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kapasitas ekonomi keluarga penerima manfaat.

"Bantuan ini harus menjadi jalan bagi masyarakat untuk berkembang. Kami ingin para penerima memanfaatkannya sesuai kemampuan dan keterampilan yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ucapnya.

Selain fokus pada penyaluran bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga terus mempererat kerja sama dengan Kementerian Sosial dalam mendukung berbagai program strategis nasional. Salah satunya adalah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang saat ini masih berada dalam tahap penyelesaian administrasi pemanfaatan lahan bersama pemerintah pusat.

Menurut Bupati LAZ, keberadaan Sekolah Rakyat di Lombok Barat diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu sehingga menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan.

Melalui penguatan sistem Big Data, penyaluran Bantuan ATENSI, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat optimistis upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

"Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar setiap program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga Lombok Barat," katanya mengakhiri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Kepala Sentra Paramita Mataram, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, serta masyarakat penerima Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....