Pemkab Lombok Tengah, Siapkan Kajian Pinjaman Rp200 Miliar
- 04 Jul 2026 11:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mulai mengkaji rencana pengajuan pinjaman daerah sekitar Rp200 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk mempercepat peningkatan jalan kabupaten yang hingga kini masih menyisakan sekitar 25 persen dalam kondisi belum mantap.
Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, mengatakan rencana tersebut muncul sebagai upaya menjawab tuntutan masyarakat yang menginginkan perbaikan infrastruktur jalan dipercepat.
"Masih sekitar 25 persen jalan kabupaten yang membutuhkan peningkatan. Aspirasi masyarakat terus kami terima agar perbaikan jalan segera dilakukan," ujarnya Jumat, 3 Juli 2026.
Namun, sebelum mengajukan pinjaman baru, Pemkab terlebih dahulu mengevaluasi kemampuan keuangan daerah. Saat ini, pinjaman daerah sebelumnya di PT SMI masih menyisakan masa pengembalian selama empat tahun.
Menurut Nursiah, pemerintah telah menugaskan Sekretaris Daerah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengkaji kemungkinan mempercepat pelunasan pinjaman yang masih berjalan agar ruang fiskal daerah lebih longgar.
"Kami sedang melihat peluang apakah pelunasan yang tersisa empat tahun itu bisa dipercepat, misalnya menjadi dua tahun, sesuai kemampuan APBD," katanya.
Apabila hasil kajian menunjukkan kondisi fiskal memungkinkan, Pemkab akan melanjutkan proses pengajuan pinjaman baru ke PT SMI. Nilai pinjaman yang diajukan diperkirakan mencapai sekitar Rp200 miliar, namun besarannya masih akan disesuaikan dengan kemampuan pembayaran daerah dan kebutuhan pembangunan jalan.
Nursiah menjelaskan, pengajuan pinjaman daerah tidak hanya melalui PT SMI, tetapi juga harus mendapat penilaian dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. Kedua kementerian tersebut akan menilai kelayakan keuangan daerah sebelum memberikan persetujuan.
"Semua masih dalam tahap kajian. Besaran pinjaman nantinya dihitung berdasarkan kemampuan APBD membayar cicilan serta kebutuhan anggaran untuk ruas-ruas jalan yang akan ditangani," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....