ITDC Perkuat Pengamanan Kawasan The Mandalika

  • 04 Jul 2026 11:27 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Sistem pengamanan di kawasan The Mandalika terus diperkuat menjelang padatnya agenda internasional, termasuk penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui latihan bersama yang melibatkan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan.

Latihan yang digelar di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit itu difokuskan pada peningkatan koordinasi antarunsur pengamanan dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan kawasan. Berbagai skenario dilatihkan, mulai dari pembebasan sandera, operasi perebutan sasaran, kegiatan pengintaian, hingga pemanfaatan teknologi pendukung dalam operasi.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan penguatan sistem keamanan menjadi bagian penting dalam pengelolaan kawasan The Mandalika yang kini rutin menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional. Menurutnya, keamanan yang terjaga akan memberikan rasa aman bagi wisatawan, investor, pelaku usaha, maupun masyarakat.

"Keamanan merupakan pondasi utama dalam pengelolaan destinasi pariwisata berkelas dunia. Melalui kolaborasi dengan TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, kami terus memperkuat kesiapsiagaan kawasan," ujarnya belum lama ini.

Ia menambahkan, sinergi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober mendatang. Dengan koordinasi yang semakin baik, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut baik pelaksanaan latihan tersebut. Menurutnya, kehadiran TNI, khususnya Kopassus, menjadi bentuk kesiapan negara dalam menjaga keamanan kawasan strategis sekaligus mendukung berbagai agenda internasional yang digelar di Nusa Tenggara Barat.

"Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kopassus. Kehadiran TNI memberikan rasa aman, memperkuat kepercayaan masyarakat, sekaligus menunjukkan kesiapan negara dalam melindungi kawasan strategis," kata Iqbal.

Sementara itu, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menjelaskan latihan tersebut merupakan bagian dari program rutin pembinaan kemampuan prajurit agar tetap siap menghadapi berbagai situasi di lapangan. Ia menegaskan, kegiatan yang dilaksanakan di The Mandalika merupakan latihan kesiapsiagaan dan bukan operasi militer.

Melalui latihan ini, koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan diharapkan semakin solid sehingga sistem pengamanan di The Mandalika semakin siap mendukung penyelenggaraan berbagai event internasional di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....