Tanpa Minyak, Bantuan Pangan Juli Mulai Disalurkan
- 03 Jul 2026 09:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Perubahan skema bantuan pangan mulai berlaku pada Juli 2026. Perum Bulog Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan bantuan pangan yang disalurkan kepada penerima bantuan pangan (PBP) di 10 kabupaten/kota se-NTB kini hanya berupa beras, tanpa minyak goreng. Sebanyak 10.000 ton beras telah disiapkan untuk memenuhi kuota penyaluran bulan ini.
Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog NTB, Rizal P. Sukmaadijaya, mengatakan kebijakan tersebut merupakan instruksi pemerintah pusat sehingga Bulog hanya menjalankan ketentuan yang telah ditetapkan.
"Sesuai instruksi pemerintah pusat, bantuan pangan bulan Juli hanya berupa beras. Minyak goreng tidak lagi disalurkan, Alasan kebijakan itu menjadi kewenangan pemerintah pusat," ujar, Rizal Jumat 3 Juli 2026.
Untuk mengantisipasi kebingungan di tengah masyarakat, Bulog mulai melakukan sosialisasi bersama pemerintah kabupaten/kota. Edukasi diberikan kepada kepala keluarga penerima manfaat agar memahami perubahan jenis bantuan sebelum proses distribusi berlangsung.
"Kami sudah sosialisasi dan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar informasi ini tersampaikan dengan baik, sehingga penerima bantuan tidak bertanya-tanya saat penyaluran," katanya menegaskan.
Dari sisi kesiapan logistik, Bulog memastikan seluruh stok beras telah tersedia dan siap didistribusikan selama Juli 2026. Beras bantuan juga telah dikemas sehingga tidak ada kendala dari sisi persediaan maupun kemasan.
"Semua sudah siap tinggal menuntaskan penjadwalan distribusi agar bantuan segera diterima oleh masyarakat sasaran," ucap Rizal menambahkan.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sudirman mengatakan sosialisasi kepada 46.983 kepala keluarga penerima bantuan dilakukan melalui aparat kelurahan yang menjadi titik pengambilan bantuan.
Menurutnya, edukasi penting agar masyarakat memahami perubahan skema bantuan sekaligus mendukung tujuan program pemerintah, yakni mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dan rentan, mencegah kerawanan pangan, menekan angka stunting, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok.
"Kami berharap sebelum penyaluran dimulai, seluruh penerima sudah mengetahui bahwa bantuan Juli hanya berupa beras," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....