BPBD Mataram Turunkan Personel Pantau Kondisi Pesisir

  • 29 Jun 2026 15:10 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperketat pengawasan di kawasan pesisir selama libur panjang sekolah sebagai langkah mengantisipasi potensi banjir rob dan menjaga keselamatan wisatawan.

"Sebanyak 20 personel diterjunkan untuk berpatroli di sepanjang garis pantai Kota Mataram, mulai dari Pantai Mapak, Sekarbela hingga Pantai Meninting." Ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Budi Wartono, Senin 29 Juni 2026.

Ia mengatakan patroli dilakukan secara rutin, terutama pada akhir pekan saat jumlah pengunjung meningkat. Selain itu, petugas juga mengaktifkan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) tsunami dan mendirikan pos pantau sebagai pusat pemantauan aktivitas di kawasan pantai.

"Pada momentum libur sekolah ini, kami melakukan imbauan melalui EWS yang ada di kawasan pantai dan membangun pos pantau demi keamanan pengunjung. Personel juga rutin berpatroli, khususnya saat akhir pekan ketika kunjungan wisatawan meningkat," kata Budi.

Ia menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan Posdalops, lurah, dan camat di wilayah pesisir untuk memantau perkembangan cuaca. Hingga kini kondisi cuaca masih didominasi cerah berawan.

"Untuk cuaca saat ini masih cerah namun kewaspadaan tetap ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu," ujar mengingatkan.

Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di pesisir Lombok dan Bima pada 26 Juni hingga 4 Juli 2026. Masyarakat dan wisatawan diimbau tetap waspada karena tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin mencapai 5–20 knot di wilayah perairan sekitar Lombok.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....