Job Fair Mataram Beralih ke Sistem Digital

  • 28 Jun 2026 12:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram mulai mengubah pola pelaksanaan bursa kerja dengan mengadopsi sistem on-off atau kombinasi daring dan luring. Skema baru yang direncanakan digelar pada akhir 2026 ini menjadi langkah untuk menciptakan proses rekrutmen yang lebih efektif, terarah, sekaligus mengurangi kepadatan peserta saat pelaksanaan job fair.

Melalui sistem tersebut, pencari kerja tidak lagi harus datang ke lokasi hanya untuk mencari informasi lowongan. Sebelum pelaksanaan bursa kerja secara langsung, seluruh informasi kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan akan tersedia dalam aplikasi atau platform digital yang disiapkan Disnaker.

Kepala Disnaker Kota Mataram, Putra Ekantara, mengatakan perubahan konsep tersebut lahir dari evaluasi terhadap pelaksanaan job fair selama ini. Menurutnya, tidak sedikit pencari kerja yang datang tanpa mengetahui lowongan yang sesuai dengan kompetensi mereka sehingga harus mengantre, berdesakan, bahkan mengeluarkan biaya transportasi tanpa memperoleh hasil yang diharapkan.

"Selama ini banyak pencari kerja datang hanya untuk melihat-lihat lowongan. Akibatnya terjadi penumpukan peserta, sementara belum tentu ada posisi yang sesuai dengan kualifikasi mereka. Melalui sistem baru ini, proses seleksi awal dilakukan secara digital sehingga peserta yang datang sudah memiliki tujuan yang jelas," ujarnya. Minggu 28 Juni 2026.

Dalam mekanisme baru tersebut, pelamar terlebih dahulu mendaftar secara daring pada lowongan yang diminati. Perusahaan kemudian melakukan verifikasi administrasi dan menyeleksi pelamar berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan.

"Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan yang akan dipanggil untuk mengikuti tahapan berikutnya. Ketika sudah terverifikasi, mereka cukup datang saat job fair luring untuk mengikuti wawancara. Jadi tidak ada lagi datang tanpa arah atau sekadar mencoba peruntungan," kata Putra.

Ia menambahkan, sistem on-off bukan hanya memberikan kepastian bagi pencari kerja, tetapi juga membantu perusahaan memperoleh kandidat yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Dengan proses yang lebih terstruktur sejak awal, waktu rekrutmen menjadi lebih efisien dan interaksi antara perusahaan dengan pelamar dapat berlangsung lebih berkualitas.

"Penerapan sistem digital juga diharapkan mampu mengurangi kerumunan karena peserta yang hadir dalam job fair nantinya merupakan pelamar yang telah lolos seleksi administrasi sehingga jumlah pengunjung lebih terkendali." Ujarnya menjelaskan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....