Rencana Retribusi Digital, Disdag Mataram Fokus Edukasi Pedagang

  • 27 Jun 2026 16:23 WIB
  •  Mataram

RRI.CO ID. Mataram-Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram mulai menjajaki penerapan sistem pembayaran retribusi pasar secara digital menggunakan QRIS sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan mengejar target pendapatan retribusi tahun 2026 sebesar Rp8,2 mmiliar

Kepala Disdag Kota Mataram, H. Irwan Harimansyah, mengatakan realisasi retribusi hingga saat ini telah mencapai sekitar 35 persen atau sekitar Rp2,4 miliar. Pemerintah optimistis mampu mencapai minimal 80 persen dari target tahun ini yang meningkat dibandingkan target 2025 sebesar Rp7,5 miliar dengan realisasi sekitar 76 persen.

"Kami optimistis capaian tahun ini bisa lebih baik, tetapi implementasi QRIS tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena harus melihat kesiapan di lapangan," ujar Irwan Jumat 26 Juni 2026.

Menurut Irwan, digitalisasi retribusi memberikan banyak manfaat, terutama dalam mencegah kebocoran penerimaan daerah. Namun, hasil sosialisasi menunjukkan sebagian pedagang masih kesulitan memahami mekanisme pembayaran melalui QRIS.

"Pedagang pada dasarnya menginginkan sistem yang sederhana dan tidak rumit. Karena itu, kami masih terus berdiskusi dengan pihak perbankan agar sistem yang diterapkan benar-benar mudah digunakan," katanya.

Selain faktor kesiapan pedagang, Disdag juga mempertimbangkan dampak penerapan QRIS terhadap petugas penarik retribusi yang saat ini berjumlah lebih dari 100 orang dan berstatus sebagai Tenaga Penunjang Kegiatan (TPK) maupun PPPK paruh waktu. Dengan sistem digital, kebutuhan petugas diperkirakan akan jauh berkurang sehingga pemerintah harus menyiapkan langkah penataan SDM secara bijaksana.

"Kami mendukung digitalisasi karena manfaatnya besar bagi pemerintah, terutama untuk mencegah kebocoran. Tetapi kami juga harus memikirkan nasib petugas yang selama ini menjalankan penarikan retribusi. Mereka tidak mungkin langsung dirumahkan, sehingga proses transisi harus dilakukan secara hati-hati," tegas Irwan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....