Merger Sekolah Jadi Momentum Pemerataan Guru

  • 26 Jun 2026 08:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Dinas Pendidikan Kota Mataram memanfaatkan kebijakan penggabungan sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) pada tahun ajaran 2026 sebagai langkah mempercepat pemerataan tenaga pendidik. Guru dari sekolah yang menjalani merger akan didistribusikan ke sekolah lain yang masih mengalami kekurangan tenaga pengajar agar layanan pendidikan dapat berjalan lebih merata dan efektif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H. Yusuf, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan seiring pelaksanaan penggabungan empat sekolah pada tahun ajaran baru. Di antaranya SDN 19 Mataram yang dilebur dengan SDN 15 Mataram, serta SDN 11 Ampenan yang digabung dengan SDN 14 Mataram.

“Guru-guru yang sebelumnya mengajar di sekolah gabungan akan kami sebarkan ke sekolah yang masih kekurangan guru,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.

Menurut Yusuf, langkah ini menjadi solusi atas ketimpangan distribusi tenaga pendidik yang masih terjadi di sejumlah SDN Kota Mataram. Baik guru aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN akan disesuaikan penempatannya berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah.

"Proses belajar mengajar diharapkan berlangsung lebih optimal sejak awal tahun ajaran," katanya.

Selain untuk efisiensi penyelenggaraan pendidikan, distribusi guru juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di seluruh wilayah kota. Tujuan utamanya adalah pemerataan layanan pendidikan.

"Sekolah yang kekurangan guru harus mendapatkan tambahan tenaga pendidik agar kegiatan belajar mengajar berjalan maksimal,” jelasnya.

Tidak hanya melakukan merger sekolah, Dinas Pendidikan Kota Mataram juga mulai menerapkan perubahan nama sekolah pada tahun ajaran baru. Dengan jumlah 142 SD negeri yang tersebar di Kota Mataram, pihak dinas memastikan akan terus memantau proses distribusi guru.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....