Akurasi Data Jadi Fokus Sensus Ekonomi 2026

  • 22 Jun 2026 11:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram-Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram menempatkan kualitas dan akurasi data sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga 21 Agustus mendatang.

Untuk memastikan hasil pendataan dapat dipertanggungjawabkan, BPS menerapkan sistem pengawasan berjenjang mulai dari petugas lapangan, pengawas, hingga koordinator lapangan di seluruh wilayah Kota Mataram.

Kepala BPS Kota Mataram, Muhammad Reza Nugraha Kusumowinoto, mengatakan pengawasan ketat diperlukan untuk meminimalkan kesalahan pendataan, terutama karena sebagian petugas baru pertama kali terlibat dalam kegiatan sensus ekonomi.

“Kami menyiapkan manajemen lapangan yang baik sebagai langkah mitigasi agar berbagai kendala yang muncul selama pendataan dapat segera ditangani,” ujarnya, Senin 22 Juni 2026.

Selain pengawasan, seluruh petugas juga telah dibekali pelatihan teknis dan identitas resmi sebelum turun ke lapangan. BPS memastikan kerahasiaan data responden tetap terjaga sesuai ketentuan Undang-Undang Statistik.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena informasi yang diberikan hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan dijamin tidak akan disalahgunakan,” jelas Reza.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan sensus ekonomi. BPS mengharapkan warga dan pelaku usaha memberikan informasi yang benar dan lengkap saat proses wawancara berlangsung.

'Data yang valid akan menghasilkan gambaran riil mengenai kondisi dunia usaha, potensi ekonomi daerah, serta berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan," ujar Reza mengingatkan.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi rujukan pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi, program pemberdayaan usaha, hingga strategi investasi. Pelaksanaan sensus ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat dengan melibatkan 5.210 petugas lapangan.

“Data yang akurat akan membantu pemerintah merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....