Tim SAR Intensif Cari Penumpang yang Lompat dari Kapal di Perairan Poto Tano

  • 21 Jun 2026 14:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa Barat – Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap seorang penumpang kapal bernama Masnah yang dilaporkan melompat dari Kapal Motor Penumpang (KMP) di perairan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 Wita. Informasi mengenai kejadian itu diterima Kantor SAR Mataram pada Minggu dini hari, yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mengatakan tim rescue segera bergerak setelah menerima laporan untuk melakukan koordinasi dan pencarian korban.

"Kami telah mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Kayangan segera setelah menerima laporan untuk melakukan koordinasi dan pencarian. Sebelumnya kru kapal KMP telah melakukan upaya pencarian awal dengan manuver di sekitar lokasi kejadian, hingga saat ini korban belum ditemukan," ungkapnya.

Menurutnya, pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, termasuk Tim Rescue Pos SAR Kayangan, TNI AL Lombok Timur, KP XXI-1003 Dit Polairud Polda NTB Pos Poto Tano, KP3 Pelabuhan Poto Tano, kru kapal, serta instansi terkait lainnya.

Pada hari kedua operasi, area pencarian diperluas untuk meningkatkan peluang menemukan korban. Tim melakukan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) di sejumlah titik perairan yang berada di jalur penyeberangan Lombok-Sumbawa.

"Hingga siang ini, kami telah melakukan penyisiran menggunakan RIB dengan area pencarian mulai dari Pelabuhan Laut Labuan Lombok menuju arah selatan. Kami menyisir perairan sekitar Pulau Belang, bagian utara Pulau Panjang, Pulau Kelor, Pulau Mandiki, Pulau Genang, Pulau Ular, Pulau Kenawa, Pulau Range, hingga perairan Pelabuhan Poto Tano. Namun, hasil pencarian sementara masih nihil," jelasnya.

Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan pencarian dengan memaksimalkan penyisiran laut di sekitar lokasi kejadian dan wilayah yang diperkirakan menjadi arah pergerakan korban akibat arus laut.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan operasi SAR masih berlangsung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....