Festival Senggigi Jadi Agenda Besar Baru Lombok Barat Tarik Wisatawan

  • 21 Jun 2026 13:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat resmi meluncurkan Festival Senggigi, sebuah agenda pariwisata berskala besar yang akan berlangsung selama tiga bulan tanpa henti. Festival ini menjadi strategi baru pemerintah daerah untuk menyatukan berbagai kegiatan wisata, budaya, olahraga, dan hiburan dalam satu kalender terpadu guna menghidupkan kembali kawasan wisata Senggigi sebagai destinasi unggulan di Nusa Tenggara Barat.

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menjelaskan Festival Senggigi bukan sekadar satu acara, melainkan payung besar yang menghimpun seluruh aktivitas wisata selama tiga bulan ke depan.

"Launching Festival Senggigi ini memang dihajatkan agar seluruh kegiatan di Senggigi dikemas menjadi satu. Itulah yang sekarang kita namakan Festival Senggigi," ujarnya. Minggu 21 Juni 2026.

Menurutnya, masyarakat dapat melihat beragam agenda yang telah disusun pemerintah daerah. Mulai dari karnaval budaya, pertunjukan musik jazz, kompetisi jetski, hingga atraksi budaya tradisional seperti presean.

"Kalau dilihat dalam jadwal, ada berbagai macam kegiatan. Ada karnaval, jazz, kompetisi jetski, presean dan banyak agenda lainnya. Semuanya dirangkai dalam Festival Senggigi. Harapan kami, selama tiga bulan terakhir ini Senggigi akan dipenuhi aktivitas setiap akhir pekan," katanya.

Lalu Ahmad Zaini mengakui sebagian masyarakat mempertanyakan mengapa terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan di luar kawasan Senggigi, seperti di Kecamatan Gerung. Namun, menurutnya hal tersebut merupakan bagian dari konsep besar festival yang tetap mengangkat identitas Senggigi sebagai pusat promosi pariwisata Lombok Barat.

"Tidak semua kegiatan harus berlangsung di Senggigi. Misalnya presean, karena sudah memiliki koloseum di lokasi tersebut, maka tetap digelar di sana. Namun seluruh rangkaian itu menjadi bagian dari Festival Senggigi," tegasnya.

Ia mengatakan, konsep tersebut sengaja dirancang untuk menghilangkan kesan bahwa berbagai agenda wisata selama ini berjalan sendiri-sendiri tanpa keterpaduan.

"Selama ini sebenarnya sudah ada banyak kegiatan di Senggigi, tetapi berjalan masing-masing. Sekarang semuanya diramu dalam satu ikhtiar Pemerintah Daerah untuk membangkitkan Senggigi. Semakin cepat disosialisasikan, semakin banyak orang mengetahui dan tertarik datang berkunjung," ucapnya.

Bupati juga menilai Festival Senggigi menjadi langkah awal pengembangan sport tourism di Lombok Barat. Ke depan, berbagai cabang wisata olahraga lainnya akan terus dimasukkan dalam kalender festival agar semakin beragam.

"Ini baru judul besarnya. Nanti bisa saja kita agendakan hiking maupun sport tourism lainnya. Bahkan potensi budaya dari seluruh kecamatan juga akan ditampilkan. Apa yang menjadi keunggulan Kecamatan Gerung maupun kecamatan lainnya akan kita hadirkan dalam rangkaian Festival Senggigi," katanya menegaskan.

Ia menyebut penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi perdana yang akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang.

"Ini baru pertama kali kita laksanakan. Kita sedang merumuskan format terbaiknya agar Festival Senggigi benar-benar menjadi agenda unggulan daerah," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., memastikan jajaran kepolisian siap memberikan pengamanan maksimal demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan selama festival berlangsung.

"Dari Polres, kami selalu mendukung seluruh kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah dengan menyiapkan pengamanan. Mekanismenya diawali melalui perkiraan intelijen, kemudian kami menyusun rencana pengamanan sesuai agenda yang telah ditetapkan," ujarnya.

Menurut Kapolres, jadwal kegiatan yang telah disusun hingga Agustus akan menjadi dasar penempatan personel pengamanan di setiap lokasi acara.

"Seluruh agenda yang sudah dijadwalkan akan kami amankan agar masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati setiap rangkaian Festival Senggigi dengan aman dan nyaman," katanya.

Dukungan serupa juga datang dari Komandan Kodim 1606/Mataram, Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han)., yang memastikan TNI akan bersinergi penuh bersama Polri dalam menjaga keamanan festival.

"Kodim 1606/Mataram seratus persen mendukung kegiatan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Kami akan membackup di bawah komando Kapolres Lombok Barat untuk membantu pengamanan pada setiap kegiatan Festival Senggigi," ujarnya.

Ia menambahkan, situasi keamanan di kawasan Senggigi hingga saat ini masih sangat kondusif sehingga menjadi modal penting bagi suksesnya penyelenggaraan festival.

"Kalau melihat kondisi selama ini, wilayah Senggigi relatif aman dan kondusif. Kalaupun ada persoalan, hanya bersifat kecil dan dapat diselesaikan melalui musyawarah. Tidak ada gangguan yang menonjol, sehingga kami optimistis Festival Senggigi dapat berlangsung dengan aman," katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....