Pemprov NTB dan BSI Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik untuk Energi Hijau
- 20 Jun 2026 16:30 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi hijau.
RRI.CO.ID, Matram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi hijau. Langkah ini mendapat dukungan dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui pembiayaan kendaraan listrik bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, mengatakan dukungan sektor perbankan menjadi bagian penting dalam mewujudkan program energi ramah lingkungan di daerah. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, industri, dan lembaga keuangan dapat mempercepat transisi masyarakat menuju kendaraan rendah emisi.
“Apa yang disampaikan Pak Gubernur tentang misi energi hijau ternyata didukung oleh BSI. Tentu kami berterima kasih, ini luar biasa,” ujar Abul usai membuka pameran mobil dan motor listrik yang digelar BSI di halaman kantor Gubernur NTB, Sabtu 20 Juni 2026.
Ia menilai kehadiran fasilitas pembiayaan dari perbankan akan membantu masyarakat yang ingin beralih menggunakan kendaraan listrik. Sebab, salah satu tantangan utama saat ini adalah kemampuan masyarakat dalam mengakses kendaraan ramah lingkungan.
“Kalau tidak ada bantuan perbankan mungkin bisa agak memberatkan masyarakat. Hari ini menunjukkan kolaborasi yang bagus, pemerintah, industri, dan perbankan memang diperlukan,” katanya.
Melalui fasilitas BSI OTO, masyarakat NTB dapat memperoleh pembiayaan kendaraan listrik dengan skema syariah, cicilan tetap, serta kepastian angsuran hingga pembiayaan selesai.
Area Manager PT Bank Syariah Indonesia Area Denpasar Bali Nusra, Tito Indratno, mengatakan dukungan terhadap kendaraan listrik sejalan dengan komitmen BSI dalam mendukung program pemerintah terkait pengurangan emisi karbon.
“BSI mendukung program pemerintah ramah lingkungan. Kami sadar kondisi BBM sekarang naik luar biasa, sehingga kendaraan listrik menjadi salah satu solusi,” ujarnya.
Menurut Tito, BSI bersama mitra MUF Syariah memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui simulasi pembiayaan dan pilihan kendaraan listrik yang tersedia. Program tersebut juga menjadi upaya memperluas penggunaan kendaraan listrik di Lombok.
“Kami punya misi memperluas pengguna mobil listrik atau EV car di wilayah Lombok khususnya. Ini merupakan kegiatan pertama di wilayah kerja Bali Nusra,” katanya.
Pemprov NTB berharap keterlibatan sektor swasta dan perbankan dapat memperkuat ekosistem kendaraan listrik di daerah. Selain mendukung pengurangan emisi, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai dapat memberikan efisiensi biaya operasional bagi masyarakat.
BSI juga memberikan sejumlah program khusus bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan hari ini, mulai dari pengurangan biaya administrasi hingga hadiah berupa tabungan haji, umrah, dan emas.
Ke depan, BSI berencana memperluas kegiatan edukasi kendaraan listrik serta menjalin kerja sama dengan lebih banyak dealer untuk menghadirkan harga dan skema pembiayaan yang semakin kompetitif bagi masyarakat NTB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....