SRD 4 Lombok Barat Gelar Kenaikan Kelas Perdana dengan Pendampingan Orang Tua
- 20 Jun 2026 16:31 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 4 Lombok Barat mencatat sejarah baru dengan menyelenggarakan kegiatan kenaikan kelas perdana sejak berdiri. Momen tahun ajaran 2025/2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang pembagian rapor, tetapi juga memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam menjaga pembinaan karakter siswa selama masa libur semester.
Kepala SRD 4 Lombok Barat, Lilik Fadlilah, M.Pd., menjelaskan kegiatan kenaikan kelas tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi seluruh warga sekolah. Proses penerimaan rapor dilaksanakan dengan melibatkan orang tua atau wali murid sebagai bentuk kolaborasi dalam mendampingi perkembangan peserta didik.
"Hari ini merupakan pelaksanaan kenaikan kelas pertama di SRD 4 Lombok Barat. Orang tua dan wali murid hadir untuk menerima rapor sekaligus mengikuti proses perpulangan siswa menjelang libur semester," ujarnya. Sabtu 20 Juni 2026.
Ia menerangkan, setelah menerima rapor, para siswa memasuki masa libur hingga 5 Juli 2026. Namun, selama berada di rumah, para orang tua diminta tetap menerapkan pola pembinaan yang selama ini dijalankan di lingkungan asrama.
"Kami berharap orang tua tetap membimbing anak-anak selama libur. Rutinitas yang sudah terbentuk di asrama, mulai dari bangun pagi, salat Subuh, salat Dhuha, belajar, hingga disiplin waktu tidur maksimal pukul 22.00, sebisa mungkin tetap dilaksanakan di rumah," katanya menegaskan.
Menurut Lilik, pembinaan karakter tidak berhenti ketika siswa meninggalkan lingkungan sekolah. Karena itu, SRD 4 Lombok Barat telah menyiapkan sistem pemantauan agar kebiasaan positif para siswa tetap berjalan selama masa liburan.
Salah satu upaya yang diterapkan adalah penggunaan buku penghubung. Melalui buku tersebut, orang tua diminta mencatat seluruh aktivitas putra-putrinya selama berada di rumah sebagai bahan evaluasi ketika kembali masuk sekolah.
"Orang tua akan mengisi buku penghubung mengenai kegiatan anak selama liburan. Selain itu, tenaga kependidikan, guru, wali asrama, dan wali asuh juga akan melakukan home visit untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan keluarga siswa serta memastikan pembiasaan yang dilakukan di asrama tetap diterapkan di rumah," ucapnya.
Ia menambahkan, seluruh aktivitas siswa selama libur tetap akan dipantau secara berkala melalui laporan orang tua maupun kunjungan langsung dari tim sekolah.
"Jadi anak-anak tetap dipantau. Ada buku penghubung sebagai media komunikasi, dan petugas kami juga akan melakukan home visit selama masa liburan," katanya.
Pada kenaikan kelas tahun ini, sebanyak 85 siswa dari kelas I hingga kelas V mengikuti pembagian rapor. Sementara itu, tiga siswa kelas VI telah lebih dahulu dinyatakan lulus sehingga total peserta didik di SRD 4 Lombok Barat saat ini mencapai 88 siswa.
Lilik berharap kolaborasi antara sekolah dan keluarga terus terjalin erat sehingga pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kebiasaan positif yang telah dibangun di lingkungan asrama dapat terus tumbuh saat siswa berada di tengah keluarga.
"Kami ingin pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah melalui peran aktif orang tua. Dengan kerja sama yang baik, kami optimistis perkembangan anak-anak akan semakin optimal," katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....