Dinsos Mataram Dalami Dugaan Badut Jalanan Terorganisir
- 20 Jun 2026 16:32 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataram-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram mengintensifkan pengawasan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), khususnya badut jalanan yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan.
"Kami mendapat laporan masyarakat terkait aktivitas mereka yang dinilai mengganggu pengguna jalan dan diduga meminta uang secara memaksa kepada pengendara." Ujar Kepala Dinsos Kota Mataram, Muzakkir Walad, Sabtu 20 Juni 2026.
Ia mengatakan hasil pemantauan awal menunjukkan adanya indikasi para badut jalanan beroperasi secara terkoordinasi. Mereka disebut ditempatkan terlebih dahulu di satu titik sebelum menyebar ke sejumlah lokasi strategis untuk beraktivitas, salah satunya di kawasan eks Bandara Selaparang.
"Kami mendapatkan informasi bahwa mereka dilepas di satu tempat kemudian menyebar ke beberapa titik. Karena itu, Satgas Dinsos sudah kami turunkan untuk melakukan pemantauan langsung sekaligus pendataan di lapangan," ujar Muzakkir.
Menurutnya, penanganan persoalan tersebut tidak bisa dilakukan oleh Dinsos sendiri. Pemerintah Kota Mataram akan melibatkan Satpol PP, kepolisian, dan instansi terkait lainnya guna mengantisipasi potensi resistensi saat penertiban dilakukan.
"Kami juga terus melakukan verifikasi identitas dan asal daerah para PMKS yang jumlahnya diperkirakan kurang dari 50 orang." Katanya.
Bagi PMKS yang berasal dari luar Kota Mataram sambung Muzakir, Pemerintah akan berkoordinasi dengan daerah asal untuk proses pemulangan setelah pendataan dan verifikasi selesai dilakukan, Sejauh ini para badut jalanan telah mengajukan audiensi kepada Dinsos dan meminta solusi agar tidak lagi bekerja di jalanan.
"Mereka berharap ada alternatif pekerjaan yang lebih layak. Kami akan melakukan kajian untuk menentukan jenis pekerjaan yang sesuai," kata Muzakkir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....