SLBN 1 Lombok Barat Cetak Generasi Mandiri lewat Gebyar Budaya Literasi

  • 19 Jun 2026 15:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Semangat berkarya tanpa mengenal keterbatasan terpancar kuat dari ratusan siswa dalam Gebyar Budaya Literasi dan Pelepasan Murid Kelas XII SLBN 1 Lombok Barat yang digelar di Kecamatan Lingsar, Kamis 18 Juni 2026. Mengusung tema "Seni Tanpa Batas, Potensi Tanpa Henti Bersama Anak Istimewa", kegiatan ini menjadi panggung pembuktian bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi.

Berbagai pertunjukan seni, karya kreatif, hingga penampilan penuh percaya diri dari para siswa berhasil memukau tamu undangan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang apresiasi atas proses pendidikan yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun di bangku sekolah luar biasa.

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Staf Ahli Bupati Hj. Damayanti Widyaningrum, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, jajaran pemerintah provinsi, serta sejumlah mitra yang selama ini mendukung pendidikan inklusif.

Dalam sambutannya, Nurul Adha memberikan penghargaan kepada kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang telah mengabdikan diri mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus hingga mampu berkembang sesuai potensi masing-masing.

"Peran sekolah luar biasa sangat penting dalam membimbing anak-anak istimewa agar mampu menggali bakat, keterampilan, dan kepercayaan diri mereka. Dedikasi para guru menjadi fondasi utama lahirnya generasi yang mandiri dan siap menghadapi masa depan," ujarnya.

Ia menilai setiap anak memiliki kelebihan yang layak mendapatkan ruang untuk berkembang. Menurutnya, keterbatasan fisik maupun intelektual tidak boleh menjadi alasan hilangnya kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas.

"Anak-anak istimewa memiliki kemampuan luar biasa yang harus terus didukung dan difasilitasi. Melalui pendidikan dan pembinaan yang baik, bakat yang mereka miliki akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi kehidupan di masa depan," katanya menegaskan.

Gebyar Budaya Literasi tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi ruang ekspresi yang memperlihatkan hasil pembelajaran para siswa. Berbagai penampilan seni, kreativitas, dan karya yang ditampilkan membuktikan bahwa semangat berkarya mampu mengalahkan segala bentuk keterbatasan.

Suasana haru pun menyelimuti prosesi pelepasan siswa kelas XII. Para lulusan dilepas dengan doa dan harapan agar mampu melanjutkan perjalanan hidup secara mandiri, percaya diri, serta terus mengembangkan kemampuan yang telah ditempa selama menempuh pendidikan di SLBN 1 Lombok Barat.

Nurul Adha berharap dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat agar anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh ruang yang lebih luas untuk berprestasi di berbagai bidang.

"Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, saya yakin anak-anak istimewa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang inklusif, ramah bagi semua kalangan, sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk menggapai cita-citanya.

"Semoga semangat berkarya ini terus tumbuh dan menjadi inspirasi bahwa seni tidak mengenal batas, sementara potensi setiap anak akan terus berkembang apabila diberikan kesempatan yang sama," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....