Cuaca dan Program Mendukung, Produksi Padi Lombok Timur Meningkat
- 18 Jun 2026 20:40 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Produksi padi di Kabupaten Lombok Timur pada musim panen tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan produksi tersebut didukung kondisi cuaca yang relatif stabil, penggunaan bibit unggul, serta berbagai program pemerintah yang mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, mengatakan hasil panen tahun ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target rata-rata produksi sebesar 5,6 ton per hektare, realisasi di sejumlah wilayah bahkan mencapai 7 hingga 8 ton per hektare.
"Alhamdulillah, produksi padi tahun ini cukup menggembirakan. Target kita sekitar 5,6 ton per hektare, tetapi di beberapa lokasi hasil panennya mencapai 7 sampai 8 ton per hektare. Ini menunjukkan produktivitas pertanian kita terus mengalami peningkatan," ujar Fathul Kamis, 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari penggunaan varietas unggul, terutama Inpari 32 yang memiliki masa tanam sekitar 110 hari. Selain itu, kondisi cuaca yang mendukung, penerapan pola tanam yang lebih baik, serta pendampingan kepada petani turut berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen.
"Varietas Inpari 32 memberikan hasil yang sangat baik. Ditambah cuaca yang cukup bersahabat serta pendampingan kepada petani, produktivitas sawah di Lombok Timur bisa meningkat dibandingkan musim tanam sebelumnya," katanya.
Saat ini luas tanam padi di Kabupaten Lombok Timur mencapai sekitar 62 ribu hektare. Dengan capaian produksi yang melampaui target, hasil panen tersebut dinilai tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menghasilkan surplus beras.
| Baca juga: Realisasi Tanam Sumbawa Tembus 98 Persen |
Untuk menjaga produktivitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus menjalankan berbagai program pendukung. Ini mulai dari penyaluran pupuk bersubsidi, perbaikan jaringan irigasi, hingga pendampingan teknis bagi petani dalam pengelolaan lahan dan penerapan teknologi pertanian.
"Kami akan terus memperkuat program-program pendukung pertanian agar produktivitas tetap terjaga. Harapannya, hasil panen yang baik ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," ujarnya..
Ia berharap tren peningkatan produksi padi dapat terus dipertahankan sehingga Lombok Timur tetap menjadi salah satu daerah penyangga pangan utama di Nusa Tenggara Barat. Ini sekaligus berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan beras nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....