Dana Desa Berkurang, Denggen Timur Perkuat Prioritas dan Ekonomi
- 18 Jun 2026 07:40 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Desa Denggen Timur menyikapi adanya penyesuaian anggaran Dana Desa dari pemerintah pusat dengan melakukan penataan program pembangunan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Kepala Desa Denggen Timur, M. Jamaluddin, menegaskan bahwa kondisi tersebut harus dihadapi dengan perencanaan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Menurut Jamaluddin, pemerintah desa tidak lagi dapat menjalankan seluruh program secara rutin seperti sebelumnya. Setiap kegiatan harus disesuaikan dengan persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat dan kebutuhan yang paling mendesak.
"Kita menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Program yang dijalankan harus melihat permasalahan dan kebutuhan masyarakat secara utuh, kemudian baru ditetapkan sebagai prioritas pembangunan desa," ujarnya Senin, 17 Juni 2026.
Untuk mengatasi keterbatasan anggaran, Pemerintah Desa Denggen Timur juga terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak dan mencari peluang-peluang lain yang dapat mendukung pembangunan desa. Salah satu upaya yang terus didorong adalah membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
"Kalau ada kegiatan fisik yang sifatnya stimulan, masyarakat ikut berpartisipasi melalui gotong royong," jelasnya.
Selain itu, pemerintah desa juga mendorong pengembangan usaha ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Saat ini, BUMDes mulai mengembangkan sektor ketahanan pangan, termasuk budidaya ikan serta pemanfaatan aset desa seperti tanah pecatu.
Jamaluddin mengungkapkan bahwa besaran Dana Desa yang diterima mengalami perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2024 anggaran masih berada di atas Rp1 miliar, maka sebagian alokasi yang sebelumnya diterima kini telah disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat.
"Ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat yang harus kita ikuti. Yang terpenting bagaimana desa tetap bisa berjalan dan pembangunan tetap berlanjut," katanya.
Di sisi lain, Desa Denggen Timur juga telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari program penguatan ekonomi masyarakat. Ke depan, koperasi tersebut diharapkan menjadi pusat penyediaan berbagai kebutuhan warga, mulai dari pupuk, LPG, bahan bangunan, hingga kebutuhan pokok lainnya.
Meski demikian, pemerintah desa masih menunggu petunjuk teknis dan sosialisasi lebih rinci terkait pola kerja koperasi yang diharapkan berjalan selaras dengan BUMDes. "Kami berharap BUMDes dan koperasi bisa bersinergi. Misalnya BUMDes menjadi penyedia atau pemasok barang, sementara koperasi menjalankan fungsi distribusi kepada masyarakat," ucap Jamaluddin.
Pemerintah Desa Denggen Timur optimis keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dan penguatan BUMDes dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa di tengah keterbatasan anggaran. Dengan demikian, perputaran ekonomi dapat berlangsung di tingkat desa dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.
"Harapan kita, koperasi ini bisa menjadi tempat penyedia berbagai kebutuhan masyarakat Denggen Timur sehingga ekonomi desa semakin tumbuh dan berkembang," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....