Bupati Lombok Timur Dorong Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Silaturahmi
- 10 Agt 2026 19:45 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan bahwa hakikat pembangunan masjid bukan sekadar mendirikan bangunan secara fisik, tetapi juga membangun hati manusia, mempererat silaturahmi, serta menjadi tempat mendidik generasi penerus. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sulukul Muttaqin, Senin 10 Agustus 2026.
“Membangun masjid tidak hanya mendirikan pilar atau tembok semata, melainkan membangun hati manusia, mempererat tali silaturahmi, serta menyediakan tempat untuk mendidik generasi penerus,” ujar Bupati.
Menurutnya, masjid memiliki peran penting dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Karena itu, pembangunan masjid hendaknya tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi dilanjutkan dengan upaya memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pendidikan.
Bupati mengingatkan bahwa memakmurkan dan membangun rumah Allah merupakan salah satu ciri orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat untuk beramal dan bersedekah sesuai kemampuan masing-masing tanpa merasa terbebani.
“Beramal dan bersedekahlah sesuai dengan kemampuan. Jangan sampai pembangunan masjid justru membuat masyarakat merasa terbebani,” pesannya.
Melihat antusiasme masyarakat dalam mendukung pembangunan Masjid Sulukul Muttaqin, Bupati optimistis pembangunan masjid tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar empat hingga lima bulan ke depan. Sebagai bentuk keadilan sekaligus bagian dari kewenangan pemerintah daerah, ia menyatakan komitmen untuk memberikan bantuan dana bagi pembangunan masjid tersebut.
“Melihat semangat dan antusiasme masyarakat, saya optimistis masjid ini bisa selesai dalam empat sampai lima bulan. Pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada,” katanya.
Di sisi lain, Bupati mengaku kagum melihat perkembangan pembangunan masjid di berbagai wilayah kecamatan hingga pedesaan di Lombok Timur. Menurutnya, arsitektur masjid yang semakin megah menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam membangun sarana keagamaan.
“Masjid-masjid di kecamatan maupun di desa sekarang semakin bagus dan megah. Ini menjadi kebanggaan sekaligus pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana keagamaan,” ujarnya.
Kekaguman tersebut juga menjadi salah satu dorongan bagi Pemkab Lombok Timur untuk segera memulai kembali pembangunan Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. Pembangunan masjid kabupaten tersebut direncanakan dengan nilai anggaran mencapai Rp50 miliar.
Bupati menyampaikan, Masjid Agung Al-Mujahidin nantinya akan dirancang dengan nuansa Islami yang indah, nyaman, dan menyejukkan sehingga dapat menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan sekaligus kebanggaan masyarakat Lombok Timur. Selain pembangunan sarana keagamaan, Bupati juga menegaskan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan.
Ia mengakui keterbatasan anggaran daerah masih menjadi tantangan, namun pemerintah daerah akan tetap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan pada 2027. “Kita memang menghadapi keterbatasan anggaran, tetapi pembangunan jalan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Insyaallah pada tahun 2027 kita akan kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan,” katanya.
Sebelum prosesi peletakan batu pertama, kegiatan diawali dengan pengajian yang disampaikan Tuan Guru Tanwil Ahmad. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Pringgasela, kepala desa, pengurus masjid, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....