KEK Mandalika Dongkrak Ekonomi Lombok Tengah, Serap 26 Ribu Lebih Tenaga Kerja

  • 12 Jun 2026 09:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika terus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah. Berbagai event nasional dan internasional yang rutin digelar di kawasan tersebut terbukti mampu menggerakkan sektor usaha, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengatakan geliat ekonomi masyarakat semakin terasa sejak Mandalika menjadi pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Menurutnya, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di sekitar kawasan Mandalika menjadi kelompok yang paling merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas pariwisata dan ekonomi yang tercipta selama penyelenggaraan berbagai event.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, keberadaan Mandalika juga berdampak positif terhadap pendapatan daerah. Pathul mengungkapkan, setiap kali berlangsung kegiatan besar di kawasan tersebut, penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi mampu mencapai Rp3 miliar hingga Rp4 miliar.

Menurutnya, angka tersebut belum termasuk kontribusi dari sektor perhotelan dan restoran yang turut mengalami peningkatan pendapatan seiring meningkatnya tingkat hunian selama penyelenggaraan event, terutama ajang balap MotoGP yang menjadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, lanjut Pathul, juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan kawasan Mandalika agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Salah satu isu yang saat ini menjadi perhatian adalah pembahasan terkait Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Menurut Pathul, pemerintah daerah bersama pihak terkait terus mencari solusi terbaik agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.

"Ini juga terakhir kami terus komunikasikan agar semua baik baik saja tidak ada yang dirugikan," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), hingga Desember 2025 kawasan KEK The Mandalika telah menyerap sebanyak 26.002 tenaga kerja. Selain itu, tercatat sebanyak 27 pelaku usaha telah beroperasi di kawasan tersebut.

Pelaku usaha tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari hospitality, lifestyle tourism, mixed-use development, hingga usaha pendukung ekosistem motorsport yang menjadi salah satu unggulan kawasan.

Data tersebut menunjukkan bahwa KEK The Mandalika tidak hanya berkembang sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta tumbuhnya berbagai peluang usaha bagi masyarakat Lombok Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....