BULOG Salurkan Ribuan Ton Beras SPHP untuk Tekan Harga
- 07 Jun 2026 12:50 WIB
- Mataram
RRI CO ID, Mataram – Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat penyaluran bantuan pangan beras dan menggencarkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga beras di tengah masyarakat.
Pimpinan Wilayah BULOG NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah. Salah satunya melalui percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar rakyat.
"Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG Kanwil NTB mencapai sekitar 279.464 ton. Jumlah ini sangat memadai untuk mendukung program bantuan pangan, SPHP, dan berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga beras," ujar Mara Kamin, Minggu 7 Juni 2026.
Data BULOG menunjukkan, hingga 6 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan beras telah mencapai 58 persen dari target. Sebanyak 10.053.900 kilogram beras dan 2.075.304 liter bantuan telah diterima oleh 502.695 penerima manfaat dari total target 856.131 penerima.
Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan tersebut dapat tersalurkan sepenuhnya hingga akhir Juni 2026.
Menurut Mara Kamin, percepatan penyaluran bantuan pangan diyakini mampu memperkuat daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.
Selain itu, BULOG NTB juga telah menyalurkan sekitar 4.037 ton beras SPHP melalui berbagai saluran distribusi resmi seperti pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga terjangkau. Karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dirasakan secara merata," katanya.
Pemerintah menilai kombinasi antara bantuan pangan dan distribusi beras SPHP menjadi langkah efektif untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan stok beras yang kuat serta jaringan distribusi yang luas, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras nasional.
BULOG juga memastikan cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu guna mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. BULOG bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi," ujar Mara Kamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....