Perikanan Berkelanjutan Masuk RPJMD, Wabup Loteng Dorong Hilirisasi Rumput Laut
- 07 Jun 2026 08:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sektor perikanan secara berkelanjutan sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan menjadi bagian dari arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, mengatakan pengembangan sektor perikanan masuk dalam misi ketiga Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, yakni mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, Lombok Tengah memiliki potensi besar di sektor perikanan, baik perikanan tangkap, perikanan air tawar maupun budidaya rumput laut yang banyak berkembang di kawasan pesisir selatan.
"Di misi ketiga Pemkab Lombok Tengah, ekonomi inklusif dan berkelanjutan itu mengarah juga ke sektor perikanan, baik perikanan tangkap, perikanan air tawar, maupun budidaya rumput laut. Potensinya cukup besar, terutama yang ada di wilayah selatan," ujar Nursiah Sabtu 6 Juni 2026.
Ia menilai potensi tersebut perlu didukung dengan pembinaan yang lebih optimal dari OPD terkait. Menurutnya, pengembangan sektor perikanan tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus diarahkan pada pengembangan produk turunan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
"Yang penting dinas terkait lebih optimal melakukan pembinaan. Karena yang dikembangkan bukan hanya menghasilkan rumput laut, tetapi juga produk-produk turunannya yang memiliki nilai tambah," ujarnya.
Nursiah mengatakan, hilirisasi hasil perikanan dan rumput laut dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Selain meningkatkan pendapatan nelayan dan pembudidaya, langkah tersebut juga diyakini mampu memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan Lombok Tengah.
Di sisi lain, ia menegaskan keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah saat ini tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kinerja maupun inovasi dalam pembangunan.
"Jangan karena anggaran terbatas lalu kita tidak bekerja. Justru ini menjadi tantangan bagi OPD untuk lebih kreatif dan inovatif mencari solusi, termasuk bagaimana menarik investor agar mau mengembangkan sektor kelautan dan perikanan kita," ujarnya.
Nursiah berharap seluruh perangkat daerah dapat menghadirkan berbagai terobosan untuk memaksimalkan potensi sektor perikanan yang dimiliki Lombok Tengah. Dengan dukungan investasi dan pengelolaan yang tepat, sektor tersebut diyakini dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....