STM Ajak Pelajar Dompu Daur Ulang Minyak Jelantah

  • 06 Jun 2026 13:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan PT Sumbawa Timur Mining (STM) untuk mengedukasi pelajar tentang pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga melalui daur ulang minyak jelantah. Kegiatan tersebut digelar bersama siswa SMAN 1 Pajo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, sebagai bagian dari rangkaian program lingkungan perusahaan di area kerja Proyek Hu’u.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi lingkungan hidup dan tutorial pemanfaatan minyak jelantah oleh tim Sustainability STM. Dalam kegiatan itu, para pelajar diajak mengolah limbah minyak goreng bekas menjadi produk bermanfaat berupa sabun cuci.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, rata-rata konsumsi minyak goreng masyarakat di provinsi ini pada 2025 mencapai sekitar 1,2 liter per kapita per bulan. Tingginya konsumsi tersebut berpotensi menghasilkan limbah minyak jelantah dalam jumlah besar yang dapat merusak ekosistem perairan, menurunkan kesuburan tanah, hingga memicu gangguan kesehatan jika dibuang sembarangan.

Tim Sustainability STM menjelaskan, minyak jelantah sebenarnya masih dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang menjadi sabun, lilin, maupun pelumas sederhana. Karena itu, edukasi kepada generasi muda dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah domestik.

Kepala SMAN 1 Pajo, Amar Hadi, mengapresiasi inisiatif STM yang melibatkan pelajar dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Siswa dapat merasakan langsung bagaimana mereka menjaga lingkungan, membuat lingkungan menjadi sehat, dan mendaur ulang minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat,” ujarnya, Sabtu, 6 Juni 2026.

Selain mem berikan edukasi, PT STM juga rutin melakukan penghijuan, tidak hanya di dalam kawasan tambang, namun juga di luar kawasan area pertambangan yang menjadi kewenangannya. (foto.dok.PT.STM)

Ia mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan konsep pendidikan di SMAN 1 Pajo yang menanamkan nilai pendidikan ramah lingkungan kepada peserta didik.

Amar Hadi juga berharap STM terus mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Dompu melalui berbagai program edukatif dan lingkungan.

“Harapan kami, semoga STM dapat terus mencerdaskan masyarakat, membuat para pelajar well educate, tidak hanya belajar di sekolah tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Terima kasih STM, semoga sukses selalu,” katanya.

Sementara itu, Principal Environmental Advisor STM, Ratri Auliandari, menjelaskan kegiatan di SMAN 1 Pajo merupakan bagian dari program “Sustainability Goes to School” yang dilakukan secara bergilir di sekolah-sekolah sekitar area kerja perusahaan.

Sebelumnya, program serupa juga dilaksanakan di SDN 12 Hu’u, Kecamatan Hu’u, dengan materi edukasi terkait daur ulang sampah plastik.

Menurut Ratri, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tidak hanya difokuskan pada edukasi daur ulang bagi pelajar, tetapi juga melibatkan masyarakat dan karyawan perusahaan melalui berbagai kegiatan lingkungan.

“Kami juga memiliki program lingkungan yang melibatkan berbagai pihak, seperti penanaman pohon bersama masyarakat Desa Sawe dan lokakarya lingkungan bagi karyawan dan mitra kerja STM di Site Hu’u. Langkah kolaborasi ini selaras dengan tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, yakni #NowForClimate,” jelasnya.

Sepanjang 2026, STM tercatat telah menanam dan membagikan lebih dari 1.150 bibit pohon kepada masyarakat untuk mendukung program penghijauan. Sebelumnya pada 2025, perusahaan juga merehabilitasi lahan bekas eksplorasi seluas 8,92 hektare atau mencapai 105 persen dari target awal.

Selain itu, berbagai upaya pelestarian lingkungan seperti studi rona awal, pemantauan rutin, hingga pembibitan tanaman terus dilakukan agar pengembangan Proyek Hu’u berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan sekitar.

Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan lingkungan, STM juga telah mengantongi sertifikat internasional ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan sejak tahap eksplorasi.

PT Sumbawa Timur Mining merupakan perusahaan joint venture antara PT Aneka Tambang Tbk sebesar 20 persen dan Eastern Star Resources Pty Ltd sebesar 80 persen.

Perusahaan ini mengelola Proyek Hu’u, proyek eksplorasi tembaga di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Selain potensi tambang tembaga, wilayah Kontrak Karya STM juga memiliki potensi panas bumi yang kini dikembangkan melalui perusahaan afiliasi PT Sumbawa Timur Geothermal (STG).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....