Polisi Catat Lonjakan Lakalantas di Lombok Tengah, Korban Jiwa Justru Turun
- 03 Jun 2026 10:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lombok Tengah mengalami lonjakan signifikan sepanjang lima bulan pertama tahun 2026. Namun di tengah peningkatan jumlah kasus tersebut, angka korban meninggal dunia justru menunjukkan tren penurunan.
Data Satlantas Polres Lombok Tengah, sejak Januari hingga Mei 2026 terjadi sebanyak 232 kasus kecelakaan lalu lintas. Jumlah itu meningkat sekitar 89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 122 kasus.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lombok Tengah, Ipda Sasmita Andika Candra, mengatakan dari ratusan kasus tersebut tercatat 35 orang meninggal dunia dan 269 orang mengalami luka ringan. Total kerugian material akibat kecelakaan mencapai sekitar Rp134 juta.
"Kalau dibandingkan tahun lalu, jumlah kasus memang mengalami peningkatan cukup tinggi. Namun untuk korban meninggal dunia justru mengalami penurunan," ujarnya Rabu, 3 Juni 2026.
Khusus pada Mei 2026, polisi mencatat 42 kasus kecelakaan dengan tujuh korban meninggal dunia dan 49 korban luka ringan. Mayoritas korban meninggal merupakan pengendara sepeda motor yang terlibat tabrakan dengan kendaraan roda enam maupun sesama kendaraan roda dua.
Menurut Sasmita, faktor utama penyebab kecelakaan masih didominasi rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
"Sebagian besar disebabkan kelalaian pengendara roda dua yang kurang taat terhadap aturan berlalu lintas," ujarnya.
Selain itu, peningkatan volume kendaraan yang tidak diimbangi dengan kapasitas jalan juga dinilai turut berkontribusi terhadap tingginya angka kecelakaan di Lombok Tengah. Beberapa ruas jalan yang tercatat sebagai titik rawan kecelakaan antara lain jalur Bypass Kuta Mandalika, Simpang Empat Mantang-Kopang, serta sejumlah titik di kawasan Kota Praya.
"Berdasarkan usia korban, kecelakaan didominasi kelompok usia produktif di atas 30 tahun," ujarnya.
Untuk menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres Lombok Tengah terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan di sekolah-sekolah, pangkalan ojek, hingga komunitas dan klub motor.
Sasmita berharap masyarakat lebih disiplin saat berkendara, mengingat sebagian besar kecelakaan sebenarnya dapat dicegah apabila pengguna jalan mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.
"Kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan yang terus meningkat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....