Petugas Temukan Puluhan Kasus Cacing Hati pada Sapi Kurban

  • 30 Mei 2026 10:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Mataram berlangsung lancar. Namun, di tengah tingginya aktivitas pemotongan hewan, petugas kesehatan hewan menemukan puluhan kasus cacing hati pada sapi kurban yang disembelih di berbagai lokasi.

Dinas Pertanian Kota Mataram mencatat hingga saat ini terdapat 213 titik pemotongan hewan kurban yang tersebar di enam kecamatan. Lokasi tersebut meliputi masjid, mushalla, pondok pesantren, sekolah, dan sejumlah tempat lainnya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Hapiludin, mengatakan Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan hewan, tercatat sebanyak 989 ekor sapi dan 1.419 ekor kambing telah dipotong. Di antara jumlah tersebut, petugas menemukan sekitar 60 kasus cacing hati pada sapi kurban.

“Bagian hati yang ditemukan mengandung cacing langsung dibuang dan dimusnahkan. Bisa sebagian kecil, sepertiga, maupun setengah bagian hati yang terinfeksi. Tidak semuanya dibuang karena yang dieliminasi hanya bagian yang terkontaminasi,” ujar Hapiludin.

Menurut Hapiludin, kasus cacing hati pada ternak masih cukup sering ditemukan dan umumnya berkaitan dengan pola pemeliharaan ternak, terutama kualitas pakan yang diberikan kepada hewan.Namun temuan tersebut tidak memengaruhi kelayakan konsumsi daging kurban karena petugas langsung melakukan tindakan pengamanan terhadap organ yang terkontaminasi.

“Kemungkinan besar cacing hati pada ternak memang ada karena faktor pakan. Rumput yang diberikan masih pagi, berembun dan basah sehingga berpotensi menjadi media berkembangnya parasit. Selain itu, faktor kebersihan kandang juga sangat berpengaruh,” katanya menambahkan.

Meski menemukan puluhan kasus cacing hati, Dinas Pertanian memastikan tidak ditemukan penyakit lain yang membahayakan kesehatan masyarakat selama pelaksanaan pemeriksaan hewan kurban tahun ini.

"Kami tetap melakukanpengawasan di seluruh lokasi pemotongan guna memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman di Konsumsi," katanya

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....