Tim Kesehatan Hewan Kurban Dinas Pertanian Kota Mataram memperketat pengawasan t

  • 26 Mei 2026 19:48 WIB
  •  Mataram

Tim Kesehatan Hewan Kurban Dinas Pertanian Kota Mataram memperketat pengawasan terhadap sapi bantuan kemasyarakatan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 975 kilogram itu tiba di Masjid Masjid Nurul Falah, Lingkungan Babidas, Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram, dan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Hapiludin, mengatakan pemeriksaan dilakukan melalui tahapan ante-mortem untuk memastikan kondisi fisik hewan sebelum disembelih.

“Begitu sapi tiba, tim langsung melakukan pemeriksaan ante-mortem guna memastikan ternak diterima dalam kondisi sehat dan utuh,” ujarnya.Selasa 26 Mei 2026.

Pengawasan tidak berhenti sebelum penyembelihan. Tim kesehatan hewan juga akan melakukan pemeriksaan post-mortem setelah sapi dipotong guna memastikan kualitas daging layak konsumsi.

Menurut Hapiludin, pemeriksaan tersebut penting untuk mengantisipasi potensi infeksi, termasuk cacing hati yang kerap ditemukan pada ternak akibat faktor pakan.

“Pemeriksaan post-mortem dilakukan untuk memastikan daging benar-benar aman dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Meski merupakan sapi bantuan Presiden, Distan menegaskan seluruh prosedur pemeriksaan dilakukan sama ketatnya dengan hewan kurban lainnya tanpa perlakuan khusus.

Penyembelihan sapi Presiden akan dilakukan langsung oleh takmir masjid setempat yang telah memiliki sertifikat Juru Sembelih Halal (Juleha). Sebelumnya sempat muncul usulan agar penyembelihan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Mataram, namun panitia masjid menyatakan siap melaksanakan penyembelihan secara mandiri.

Untuk memperkuat pengawasan, tim kesehatan hewan Kota Mataram juga mendapat dukungan dari Dinas Peternakan Provinsi NTB.

"Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan sapi bantuan Presiden yang akan dibagikan kepada masyarakat benar-benar sehat, aman, dan memenuhi standar kesehatan hewan kurban."ujar Hapiludin.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....