ITDC Raih Penghargaan “Sapphire” di Indonesia Regulatory Compliance Award 2026

  • 25 Mei 2026 14:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — InJourney Tourism Development Corporation atau ITDC meraih penghargaan tertinggi kategori “Sapphire” dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan Hukumonline di Hotel Le Meridien Jakarta.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi ITDC dalam memperkuat tata kelola perusahaan, pengendalian risiko, serta kepatuhan hukum sebagai fondasi pengembangan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan implementasi kepatuhan perusahaan terhadap regulasi sesuai kompleksitas bisnis dan lingkungan usaha yang dihadapi. Aspek yang dinilai meliputi tata kelola perusahaan, mitigasi risiko, sistem pengendalian internal, hingga penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis.

Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar mengatakan, penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola bisnis yang transparan, akuntabel, dan adaptif di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin dinamis.

Menurutnya, tata kelola perusahaan yang kuat menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan para pemangku kepentingan sekaligus menjaga keberlanjutan pengembangan destinasi pariwisata kelas dunia yang dikelola ITDC.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya seluruh insan ITDC dalam menjaga integritas proses bisnis dan memperkuat fondasi tata kelola perusahaan,” ujarnya belum lama ini.

Sebagai pengembang dan pengelola kawasan pariwisata, ITDC menjalankan bisnis dengan spektrum regulasi yang luas, mulai dari pengelolaan kawasan, investasi, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga kemitraan usaha dengan berbagai pihak.

Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC terus memperkuat sistem pengendalian internal, pengelolaan risiko terintegrasi, serta kualitas pengambilan keputusan bisnis yang prudent dan berorientasi jangka panjang.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan sejumlah destinasi wisata unggulan nasional, seperti The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori. Ketiga kawasan tersebut dikembangkan dengan mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan manfaat sosial bagi masyarakat.

ITDC menilai tata kelola perusahaan yang baik menjadi faktor penting dalam memastikan pengembangan sektor pariwisata dapat berjalan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan di tengah pertumbuhan industri yang terus berkembang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....