ITDC Perkuat Kesiapan The Mandalika Jelang MotoGP 2026

  • 13 Sep 2026 15:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat kesiapan kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung 9–11 Oktober mendatang.

Persiapan tidak hanya menyangkut penyelenggaraan balapan, tetapi juga keamanan, keselamatan, serta layanan keimigrasian bagi wisatawan dan stakeholder internasional yang beraktivitas di kawasan.

General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, mengatakan kesiapan keamanan dan keselamatan menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan sebagai destinasi sportstainment berstandar internasional.

“Saat sebuah kawasan berkembang menjadi sportstainment destination berstandar internasional, destination readiness tidak hanya pada pemenuhan standar venue dan infrastruktur, tetapi juga bagaimana kami memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan layanan publik berjalan dengan baik,” ujar Pari.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, ITDC bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Tengah. Kerja sama mencakup pencegahan dan penanggulangan kebakaran, pemetaan area berisiko, pemeriksaan sarana proteksi dan jalur evakuasi, hingga pelatihan serta simulasi bagi pekerja, masyarakat dan tenant.

ITDC juga memperkuat dukungan operasional Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Zona Barat KEK Mandalika.

Di sisi lain, layanan keimigrasian diperkuat melalui kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram. Layanan ditempatkan di kawasan The Mandalika, tepatnya di area sentral parkir Bazaar Mandalika.

Layanan tersebut dijadwalkan tersedia minimal dua kali dalam sepekan, setiap Selasa dan Kamis. Layanannya meliputi izin tinggal, perubahan status keimigrasian, perpanjangan visa kunjungan, Exit Permit Only (EPO), Tanda Bukti Pendaftaran (TSP), perubahan data atau aktivitas, serta informasi dan konsultasi keimigrasian.

Dengan layanan tersebut, wisatawan mancanegara, tenaga kerja asing, pelaku usaha, maupun stakeholder internasional dapat mengakses kebutuhan administrasi keimigrasian tanpa harus keluar dari kawasan The Mandalika.

Selain itu, ITDC menjalin kerja sama dengan Polda NTB untuk memperkuat pengamanan operasional kawasan. Kerja sama mencakup bantuan pengamanan, penanganan kondisi kontinjensi, sosialisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga dukungan penegakan hukum.

Pari mengatakan penguatan di tiga sektor tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem destinasi yang aman dan nyaman, terutama ketika The Mandalika menjadi tuan rumah event internasional.

“Pertumbuhan destinasi harus berjalan beriringan dengan kesiapan ekosistemnya. Wisatawan membutuhkan rasa aman, pelaku usaha membutuhkan iklim investasi yang kondusif, penyelenggara event membutuhkan kepastian dan jaminan keamanan, sementara stakeholder internasional membutuhkan layanan yang bisa mendukung aktivitas mereka,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi lintas instansi diperlukan agar The Mandalika semakin siap menerima berbagai aktivitas berskala nasional maupun internasional dan memperkuat posisinya sebagai destinasi sportstainment berstandar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....