ITDC Fokus Perkuat Investasi dan Infrastruktur Sport Tourism

  • 25 Mei 2026 14:28 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kawasan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia di Lombok Tengah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan kawasan, penguatan ekosistem investasi, hingga pengembangan fasilitas pendukung sport tourism di sekitar Sirkuit Mandalika.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka mengatakan, pengembangan kawasan The Mandalika akan terus dilakukan secara terintegrasi dengan menghadirkan investasi-investasi strategis yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

"Salah satu pengembangan yang tengah didorong yakni pembangunan akomodasi mewah berupa luxury villa serta fasilitas garasi permanen untuk kendaraan premium di sekitar area sirkuit. Langkah inu akan menjadi bagian dari penguatan ekosistem sport tourism di kawasan The Mandalika," ujarnya, Sabtu 23 Mei 2026.

Menurut Troy, masuknya investor domestik maupun internasional menunjukkan tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap prospek The Mandalika sebagai destinasi unggulan nasional. Hingga akhir tahun 2025, nilai investasi kumulatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tercatat mencapai Rp6,018 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 26.002 orang.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan dilakukan melalui konsep integrated tourism destination yang memadukan sport tourism, hospitality, kawasan komersial, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas publik. Hingga Desember 2025, sebanyak 27 pelaku usaha telah menjalankan aktivitas bisnis di kawasan tersebut, mulai dari sektor hospitality, lifestyle tourism, mixed use development, hingga pendukung ekosistem motorsport.

“Masuknya berbagai investor menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap potensi dan prospek The Mandalika sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia,” ujar Troy.

Selain pembangunan kawasan, aktivitas pariwisata di The Mandalika juga menunjukkan tren positif. Pada periode Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 285.003 orang. Rata-rata lama tinggal wisatawan meningkat menjadi 2,33 hari, sementara tingkat okupansi hotel kawasan naik menjadi 44,57 persen.

ITDC menilai peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bahwa The Mandalika mulai berkembang menjadi destinasi wisata dengan durasi kunjungan lebih panjang. Kondisi itu dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku UMKM, sektor hospitality, hingga masyarakat di sekitar kawasan.

Optimisme terhadap perkembangan The Mandalika juga datang dari investor kawasan. Direktur Utama PT Kleo Mandalika Resort, Satoki Okazaki menilai The Mandalika memiliki potensi besar untuk terus tumbuh sebagai destinasi pariwisata berkarakter kuat yang tidak hanya bertumpu pada event semata.

Menurutnya, kekuatan alam, konektivitas, serta perkembangan aktivitas wisata yang terus meningkat menjadi modal penting bagi pertumbuhan kawasan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....