Bus Gratis Mataram Jadi Andalan Baru Warga dan Pelajar
- 23 Mei 2026 06:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataram-Program bus gratis yang dijalankan Pemerintah Kota Mataram mulai mendapat respons positif dari masyarakat. Selain membantu mobilitas pelajar dan warga, layanan transportasi umum tersebut juga diproyeksikan menjadi solusi mengurangi kemacetan yang semakin padat di sejumlah ruas jalan Kota Mataram.
Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Perhubungan (Dishub) saat ini mengoperasikan dua armada bus berkapasitas masing-masing 17 tempat duduk. Program tersebut masih berstatus uji coba dan seluruh layanan diberikan secara gratis bagi masyarakat umum maupun pelajar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwain mengatakan, layanan bus gratis sengaja disiapkan sebagai bentuk pelayanan publik sekaligus upaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
“Penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, masih sangat mendominasi aktivitas masyarakat. Karena itu kami menghadirkan transportasi umum yang lebih menarik dan bisa diandalkan,” ujarnya.Jumat 22 Mei 2026.
Menurut Zulkarwain, keberadaan bus gratis juga menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam mengurai kepadatan lalu lintas yang mulai terasa pada jam-jam sibuk, khususnya di kawasan pusat aktivitas masyarakat.
Adapun rute bus gratis menghubungkan sejumlah titik penting di Kota Mataram, mulai dari Sangkareang, Jalan Gajah Mada, Kampus Muhammadiyah, Pasar Pagesangan, Kekalik, Mall Epicentrum, Kampus AMM, Kampus UIN, Islamic Center, Teras Udayana hingga kawasan eks Bandara Selaparang.
“Rute ini kami pilih karena menghubungkan kawasan pendidikan, pusat perbelanjaan, ruang publik dan area perkantoran yang setiap hari ramai aktivitas masyarakat,” katanya.
Untuk mendukung kemudahan layanan, Dishub juga menyiapkan sistem pemantauan posisi bus melalui barcode yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui posisi armada secara lebih cepat dan praktis.
Operasional bus gratis berlangsung enam hari dalam sepekan, yakni Senin hingga Sabtu. Pada hari Senin hingga Kamis, layanan dibagi dalam dua shift, pukul 06.30–10.30 Wita dan 13.00–15.00 Wita. Sementara pada Jumat dan Sabtu, layanan hanya beroperasi satu shift mulai pukul 06.30 hingga 12.00 Wita.
| Baca juga: RDF Jadi Senjata Baru Mataram Atasi Sampah |
“Ini bentuk pelayanan publik yang manfaatnya nyata bagi masyarakat, jadi tetap kami lanjutkan,” tegasnya.
Zulkarwain menegaskan, program bus gratis akan tetap dilanjutkan karena manfaatnya dirasakan langsung masyarakat dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.Berdasarkan hasil evaluasi selama masa uji coba, antusiasme warga terhadap layanan tersebut dinilai cukup tinggi.
"Bus hampir selalu dipenuhi pelajar yang berangkat sekolah secara rombongan, serta ibu-ibu yang pergi pengajian atau ke pasar," Kata Zulkarwin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....