Disdag Mataram Siapkan Ekstra LPG 3 Kg jelang Maulid

  • 08 Agt 2026 13:17 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram – Menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram mulai mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan elpiji subsidi 3 kilogram. Langkah tersebut dilakukan dengan menyiapkan usulan tambahan alokasi atau ekstra dropping kepada Pertamina agar pasokan energi rumah tangga tetap aman selama rangkaian perayaan Maulid di berbagai wilayah Kota Mataram.

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Disdag Kota Mataram, Sri Wahyunida, mengatakan usulan tambahan alokasi tersebut ditargetkan disampaikan kepada Pertamina pada pekan depan. Menurutnya, penambahan pasokan penting dilakukan karena peningkatan aktivitas masyarakat selama Maulid berpotensi mendorong konsumsi elpiji bersubsidi.

“Usulan tambahan alokasi elpiji subsidi akan kami usulkan minggu depan, agar distribusi tetap dilakukan meskipun hari libur,” katanya. Sabtu 8 Agustus 2026.

Selain mengantisipasi kenaikan konsumsi, Disdag juga memperhitungkan potensi gangguan distribusi akibat libur nasional. Sri menjelaskan, terhentinya penyaluran selama satu hari dapat berdampak pada distribusi berikutnya, sehingga koordinasi dengan Bagian Ekonomi Setda Kota Mataram dilakukan untuk menyiapkan pengajuan resmi kepada PPertamina

“Libur sehari saja mempengaruhi penyaluran distribusi berikutnya,” ujarnya Nida sapaan akrabnya.

Sementara itu, pola penyaluran tambahan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Disdag bersama Hiswana Migas telah berkoordinasi untuk memetakan kecamatan yang lebih dahulu menggelar perayaan Maulid, sehingga dropping tambahan dapat diarahkan terlebih dahulu ke wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan.

"Karena tradisi Maulid di Kota Mataram dan Pulau Lombok berlangsung bergiliran sepanjang bulan Maulid jadi harus di petakan," Katanya menegaskan.

Disdag belum menetapkan besaran kuota tambahan yang akan diajukan karena masih menunggu pemetaan kebutuhan di lapangan. Namun, kebijakan tersebut diarahkan sebagai langkah preventif untuk menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram sekaligus mencegah kekurangan pasokan yang berpotensi berkembang menjadi kelangkaan dan memicu kenaikan harga.

"Dengan pola distribusi berbasis kebutuhan wilayah, Kami berharap kebutuhan energi masyarakat selama rangkaian Maulid tetap terpenuhi tanpa menimbulkan tekanan baru terhadap harga." Ujar Nida.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....