Hijrah dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Selong Belajar Huruf Hijaiyah

  • 21 Mei 2026 09:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Suasana penuh semangat dan kekhusyukan tampak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong pada Kamis, 21 Mei 2026. Melalui program pembinaan kerohanian bertajuk “Zero Buta Hijaiyah”, warga binaan mendapatkan pembelajaran dasar membaca huruf hijaiyah sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual dan pembentukan karakter selama menjalani masa pidana.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama antara Lapas Kelas IIB Selong dengan Majelis Tabligh Muhammadiyah melalui Korps Mubaligh Muhammadiyah Lombok Timur. Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan, khususnya di bidang keagamaan.

Hadir sebagai pengajar dalam kegiatan tersebut yakni TGH. Said Ramli, Lc., Ustadz Irham Wahyudi, Lc., dan Ustadz Jundi Sabiil Firdaus. Para mubaligh memberikan materi pengenalan huruf hijaiyah secara bertahap dengan metode yang mudah dipahami dan interaktif sehingga mampu membangun semangat belajar para peserta.

Warga binaan terlihat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Dengan penuh kesungguhan, mereka mempraktikkan pelafalan huruf hijaiyah serta menyimak arahan yang diberikan para pengajar. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Selong menyampaikan bahwa program “Zero Buta Hijaiyah” merupakan bagian dari komitmen Lapas Selong dalam menghadirkan pembinaan yang lebih humanis dan menyentuh aspek spiritual warga binaan. “Melalui program ini kami ingin memberikan bekal keagamaan kepada warga binaan agar mereka memiliki semangat hijrah dan perubahan diri yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus belajar dan memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas. Program “Zero Buta Hijaiyah” pun mendapat respons positif dari warga binaan yang merasa terbantu dalam mempelajari dasar-dasar membaca Al-Qur’an.

" Selain meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan batin dan memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....