Pemkab Lobar Inginkan Mushola Jadi Tempat Cetak Generasi Qurani

  • 05 Jul 2026 06:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan kembali ditunjukkan melalui dimulainya pembangunan Mushola Al-Hijrah di Dusun Karang Kuripan, Kecamatan Kediri. Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan rumah ibadah tersebut, Rabu 1 Juli 2026.

Momentum itu disambut penuh antusias oleh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para santri TPQ Al-Hijrah yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan pendidikan Al-Qur'an di lingkungan setempat.

Bagi warga Karang Kuripan, pembangunan Mushola Al-Hijrah bukan sekadar menghadirkan tempat ibadah baru. Lebih dari itu, mushola diharapkan menjadi pusat pembinaan akhlak, pendidikan Al-Qur'an, sekaligus wadah lahirnya generasi Qurani yang mampu menjadi penerus pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Ummi Nurul Adha (UNA) mengungkapkan harapannya agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar serta membawa manfaat besar bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan Allah meridai dan memudahkan pembangunan ini. Kita ingin mushola ini penuh keberkahan, menjadi basis pendidikan bagi masyarakat dan tempat mengaji yang nyaman bagi anak-anak kita," ujar Wabup UNA.

Menurutnya, keberadaan mushola memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar bangunan fisik. Mushola harus menjadi pusat pembentukan karakter, tempat menanamkan nilai-nilai keislaman, serta ruang lahirnya generasi yang berakhlak mulia.

Suasana haru sekaligus penuh semangat juga terlihat ketika para santri TPQ Al-Hijrah yang dibimbing Ustadz Qorni menyambut kedatangan Wakil Bupati. Senyum dan semangat belajar yang terpancar dari wajah anak-anak menjadi simbol harapan akan masa depan Lombok Barat yang lebih baik.

Wabup UNA menilai, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan agama sejak usia dini.

"Lombok Barat yang maju dan berdaya saing akan lahir dari generasi yang memiliki ilmu, akhlak, serta kecintaan terhadap Al-Qur'an," katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan penghormatan kepada para guru mengaji yang selama ini dengan penuh keikhlasan mendidik anak-anak tanpa mengenal lelah. Menurutnya, peran para pendidik Al-Qur'an merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.

"Jika kita ingin menjadikan Lombok Barat sebagai kabupaten yang terbaik, maka hargailah para pendidik Al-Qur'an dan para pelajar yang menghormati serta menghafal Al-Qur'an. Memuliakan mereka adalah bagian dari ikhtiar kita mengantarkan anak-anak menjadi generasi terbaik," katanya menegaskan.

Pembangunan Mushola Al-Hijrah diharapkan menjadi awal lahirnya pusat syiar Islam yang mampu memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Karang Kuripan. Kehadiran mushola ini juga diyakini akan menjadi tempat tumbuhnya generasi Qurani yang beriman, berilmu, serta siap membawa Lombok Barat menuju masa depan yang semakin maju dan penuh keberkahan, ucapnya.

Mengakhiri kegiatan tersebut, Wabup UNA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam menyelesaikan pembangunan Mushola Al-Hijrah sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....