ITDC Perkuat Kawasan Hijau di The Mandalika, Tanam 15 Ribu Mangrove pada 2026
- 17 Mei 2026 14:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pengelola kawasan pariwisata InJourney Tourism Development Corporation atau ITDC terus memperkuat konsep pariwisata berkelanjutan di kawasan The Mandalika melalui optimalisasi ruang terbuka hijau dan rehabilitasi ekosistem pesisir.
Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana mengatakan, penguatan ruang terbuka hijau menjadi bagian penting dalam menciptakan destinasi wisata yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada aspek visual, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim.
Di kawasan The Mandalika yang memiliki luas sekitar 1.175 hektare, ITDC mengalokasikan sekitar 363 hektare atau 30 persen area sebagai ruang terbuka hijau. Dari total tersebut, sekitar 19 persen telah dikelola aktif untuk konservasi dan peningkatan kualitas lingkungan.
Sebagai bagian dari rehabilitasi kawasan pesisir, ITDC mencatat telah melakukan penanaman lebih dari 10.400 pohon sepanjang tahun 2025. Program tersebut akan dilanjutkan pada 2026 dengan penanaman 15 ribu pohon mangrove di wilayah pesisir The Mandalika.
Penanaman mangrove dinilai strategis untuk memperkuat perlindungan alami terhadap abrasi sekaligus menjaga kualitas habitat pesisir.
Selain itu, pengembangan The Mandalika juga mengintegrasikan konsep green space dan blue space melalui perpaduan ruang vegetasi dengan elemen air seperti pantai, laguna, dan kawasan konservasi.
Pendekatan tersebut disebut mampu meningkatkan daya serap air, memperkuat perlindungan ekosistem pesisir, hingga meningkatkan ketahanan kawasan terhadap dampak perubahan iklim.
“Pengembangan The Mandalika tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi pariwisata, tetapi juga memberikan nilai tambah nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan kelestarian ekosistem pesisir,” ujar Febrina.
ITDC menegaskan, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi bagian dari strategi pengembangan destinasi pariwisata rendah karbon dan berkelanjutan di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....