Dinkes Mataram Minta Warga Tak Panik Soal Hantavirus

  • 13 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram-Dinas Kesehatan Kota Mataram mengimbau masyarakat agar tidak panik berlebihan menyikapi viralnya informasi mengenai ancaman Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram,dr.H. Emirald Isfihan, menegaskan bahwa Hantavirus bukan penyakit baru. Virus tersebut memiliki pola penularan yang hampir serupa dengan Leptospirosis karena sama-sama bersumber dari tikus.

Menurut Emirald, potensi penularan biasanya meningkat saat musim hujan, terutama ketika muncul genangan air maupun banjir yang memungkinkan manusia terpapar kotoran atau cairan dari hewan pengerat tersebut.

“Hantavirus ini sebenarnya penyakit lama dan hampir sama dengan Leptospirosis. Sumber penularannya sama-sama dari tikus, baik melalui kotoran, air liur maupun urine,” ujarnya.Rabu 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, penularan penyakit tersebut terjadi dari hewan ke manusia dan bukan melalui kontak antar manusia. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri.

“Tidak usah terlalu dipusingkan. Yang penting masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih, rajin mencuci tangan dan mandi setelah beraktivitas, terutama saat musim hujan,” katanya.

Dinkes juga mengingatkan warga untuk mengenali sejumlah gejala umum yang kerap dikaitkan dengan infeksi Hantavirus. Di antaranya mual, muntah, demam, gangguan pernapasan seperti batuk dan flu, hingga gejala infeksi lainnya.

Meski demikian, Emirald menilai gejala tersebut masih bersifat umum dan dapat ditemukan pada berbagai jenis penyakit lain. Karena itu masyarakat diminta tidak langsung menyimpulkan diri terinfeksi Hantavirus tanpa pemeriksaan medis.

“Ada gejala seperti mual, muntah, demam, batuk hingga flu. Tapi itu gejala umum dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan,” tegasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....