Lombok Tengah, Usulkan Perluasan Program Oplah Jadi 7 Ribu Hektare

  • 12 Mei 2026 16:21 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus bergerak aktif menjemput program strategis dari pemerintah pusat guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian. Salah satunya dilakukan dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang digelar Kementerian Pertanian bersama seluruh kabupaten di Indonesia beberapa waktu lalu.

Dalam forum tersebut, Pemkab Lombok Tengah memanfaatkan kesempatan dengan mengusulkan perluasan program optimalisasi lahan (oplah) pertanian.

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, mengatakan pihaknya mengajukan penambahan luasan lahan oplah menjadi 7 ribu hektare dari sebelumnya sekitar 2,5 ribu hektare.

“Dalam rapat itu kami mengangkat isu pertanian di Lombok Tengah dengan mengusulkan program oplah untuk dikembangkan dan diperluas. Dari sebelumnya sekitar 2,5 ribu hektare, sekarang kami usulkan menjadi 7 ribu hektare,” ujar Nursiah Selasa 12 Mei 2026.

Menurutnya, usulan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya tanaman padi, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. Pemkab Lombok Tengah juga siap menindaklanjuti usulan itu dengan menyiapkan data dan survei lapangan apabila mendapat persetujuan dari Kementerian Pertanian.

“Kalau kementerian menyetujui, kami akan segera menyiapkan data dan surveinya. Kami juga akan proaktif melakukan koordinasi agar usulan ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, syarat utama program oplah adalah ketersediaan sumber air dan lahan tadah hujan yang potensial untuk dikembangkan. Menurutnya, Lombok Tengah memiliki potensi yang cukup besar untuk memenuhi kriteria tersebut.

“Yang paling penting itu ada air dan lahan tadah huan. Di Lombok Tengah insyaAllah aman untuk itu,” ujarnya.

Program oplah dinilai penting karena berdampak langsung terhadap peningkatan hasil produksi pertanian masyarakat. Selain itu, program tersebut juga membantu pembangunan infrastruktur pertanian, terutama jaringan irigasi tersier di kawasan lahan pertanian.

Nursiah menambahkan, pengembangan program oplah nantinya tidak hanya difokuskan di Kecamatan Praya Barat dan Peringgarata, tetapi akan diperluas ke sejumlah wilayah lain di Lombok Tengah yang memiliki potensi pertanian memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....