Rotasi Pejabat Mataram, Wali Kota Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja

  • 04 Mei 2026 16:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram – Pemerintah Kota Mataram melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan sejumlah pejabat struktural yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, di Aula Pendopo Wali Kota, Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kinerja organisasi sekaligus mendorong percepatan pelayanan publik.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius meningkatkan efektivitas birokrasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi bagian dari upaya penyegaran dan penguatan organisasi guna meningkatkan kinerja birokrasi serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” Ujar Mohan Roliskana Senin 4 April 2026.

Ia menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang menuntut integritas, tanggung jawab, serta komitmen tinggi. Menurutnya, pejabat yang dilantik telah melalui pertimbangan matang berdasarkan kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak.

“Saya percaya bapak ibu yang dilantik memiliki rekam jejak yang baik serta kedalaman berpikir dalam setiap pengambilan keputusan,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, Dr. H. Mansyur dipercaya menjabat sebagai Inspektur Kota Mataram, menggantikan posisinya sebelumnya sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sementara itu, Erma Suryani, S.STP yang merupakan Lurah Ampenan Selatan dilantik sebagai Camat Ampenan, dan Arifiawan Mardjun, S.STP Kasi penyelamatan di Damkarmat mengemban tugas sebagai Camat Mataram.

Selain menekankan integritas, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya percepatan pengisian jabatan dan penataan organisasi agar tidak terjadi kekosongan yang dapat menghambat pelayanan. Ia mengakui, proses pengisian jabatan tetap harus mengikuti mekanisme formal sebagai indikator kepatuhan tata kelola pemerintahan.

“Kami berupaya secepatnya mengisi jabatan yang kosong, namun tetap harus melalui proses formal yang menjadi tolok ukur ketaatan dalam tata kelola pemerintahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia membuka peluang adanya penyegaran lanjutan sebagai bagian dari dinamika organisasi, guna memastikan setiap posisi diisi oleh figur yang tepat dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik.

"Yang jelas kami tidak ingin lagi ada kekosongan semua akan terisi secepatnya sebagai penyegaran," Katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....