Sekda NTB Terima BKPRMI, Bahas Sinergi dan Penguatan Peran Masjid

  • 04 Mei 2026 16:17 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Abul Chair, menerima kunjungan silaturahmi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Provinsi NTB di ruang rapat Sekda, Senin 4 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BKPRMI, khususnya dalam pembinaan generasi muda serta optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Dalam sambutannya, Abul Chair menyampaikan apresiasi atas kontribusi BKPRMI dalam membina umat, terutama kalangan pemuda. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan komitmen organisasi tersebut dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran BKPRMI atas silaturahmi ini serta dedikasinya dalam membina umat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW BKPRMI NTB, Jamaludin, turut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Abul Chair sebagai Sekda NTB. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan sejak September 2025, seperti pelatihan guru ngaji serta pawai menyambut Ramadan yang melibatkan sekitar 3.000 peserta di kawasan Islamic Center.

Tidak hanya itu, BKPRMI NTB juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda besar ke depan, termasuk partisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) BKPRMI di Jakarta pada 14–15 Mei 2026, serta persiapan menuju Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat nasional tahun 2027. Selain itu, BKPRMI berencana mengirimkan qori dan qoriah terbaik dari Sumbawa Barat dan Bima untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional pada 22 Mei mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, BKPRMI juga mengajukan permohonan dukungan fasilitas sekretariat serta bantuan pendanaan untuk mendukung pelaksanaan program, termasuk FASI. Permohonan sekretariat sendiri telah diajukan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memanfaatkan gedung di kawasan Islamic Center.

Menanggapi hal itu, Abul Chair menyatakan bahwa pemerintah daerah memahami kebutuhan tersebut dan akan berupaya mencari solusi terbaik, meskipun dihadapkan pada keterbatasan ruang dan kondisi fiskal.

“Terkait sekretariat, masih dirembukkan peta lokasinya karena keterbatasan tempat. Namun, kami tetap berupaya memberikan solusi terbaik,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik sesuai arahan gubernur, meskipun dalam kondisi anggaran yang terbatas.

Lebih lanjut, Abul Chair menekankan pentingnya peran BKPRMI sebagai simpul pemersatu umat yang berpusat di masjid. Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas positif yang inklusif dan mampu merangkul berbagai elemen masyarakat.

“Masjid harus menjadi wadah yang menyatukan, bukan memisahkan. Dari masjid, kita bisa memulai upaya mendekatkan diri kepada Allah sekaligus membangun kebersamaan,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga identitas NTB sebagai “Pulau Seribu Masjid”, yang menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan sosial masyarakat daerah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....