Lombok Timur Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Tekankan Sinergi Bersama
- 27 Apr 2026 16:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Bupati, Senin, 27 April 2028. Bertindak sebagai pembina upacara, Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taufik membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Dalam amanat tersebut, Mendagri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Otonomi daerah, menurutnya, harus menjadi instrumen percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menambahkan amanat tersebut, Sekda Juaini memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Lombok Timur. Di antara 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat, Lombok Timur menempati peringkat ke-4 dengan indeks pembangunan terbaik, di mana semakin kecil nilai indeks menunjukkan capaian yang lebih baik.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur pada akhir 2025 tercatat mencapai 4,93 persen, menjadikannya sebagai yang tertinggi kedua di tingkat provinsi. “l
"Saya katakan jujur, itu terjadi karena sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujar Sekda di hadapan peserta apel.
Berbagai prestasi lain juga berhasil diraih Lombok Timur, di antaranya sebagai kabupaten terbaik nasional dalam percepatan dan perluasan digitalisasi pada 2018, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TP2D) terbaik se-Indonesia, serta pengendalian inflasi terbaik di wilayah NTB, NTT, Maluku, dan Papua. Tak hanya itu, Lombok Timur juga meraih penghargaan Perangkat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) terbaik nasional tahun 2025 dalam program akses keuangan inklusif.
Sekda juga mengungkapkan bahwa Bupati Lombok Timur saat ini tengah memasuki tahap akhir penilaian Anugerah Kreatif Finance dari Kementerian Dalam Negeri. Ia menegaskan bahwa berbagai insentif dan penghargaan yang diterima, termasuk dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, akan dimasukkan ke kas daerah untuk mendukung pembangunan.
Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk dalam penguatan sistem pembayaran non-tunai dan digitalisasi layanan.
“Tidak ada kesuksesan hanya karena diri sendiri. Mari kita pertahankan inovasi ini di tahun 2026. Kita bagikan pengalaman ini untuk kemajuan daerah kita,” pesannya.
Mengakhiri amanatnya, Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mewujudkan Asta Cita. Salah satunya dilakukan dengan melalui semangat otonomi daerah yang kini memasuki usia ke-30.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....