KNPI Lotim Dorong Pemuda Aktualisasikan Nilai Pancasila di Era Digital

  • 04 Okt 2026 12:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mendorong kalangan pemuda untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk dalam berorganisasi, bermasyarakat dan bermedia sosial.

Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemilu KNPI Lombok Timur, Hulyani, S.KH, mengatakan Pancasila masih menjadi pedoman utama bagi pemuda dalam menjalankan aktivitas organisasi. Aktualisasi Pancasila tidak hanya sebatas memahami setiap sila, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata, seperti menjaga nilai spiritual, membangun kepedulian sosial, memperkuat gotong royong serta menyatukan persepsi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pancasila jangan hanya dipahami sebagai sebuah nilai, tetapi harus diaktualisasikan dalam perilaku sehari-hari. Pemuda harus mampu menunjukkan nilai gotong royong, kepedulian sosial dan persatuan dalam setiap aktivitasnya,” ujar Hulyani, Minggu 4 Oktober 2026.

Ia menjelaskan pemuda memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu menjadi landasan ketika pemuda menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pemerintah maupun ketika menyampaikan aspirasi masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi dan keterbukaan media sosial, aktualisasi Pancasila dinilai semakin penting. Pemuda dituntut mampu menggunakan ruang digital secara bijak dengan tetap memperhatikan etika dalam menyampaikan pendapat dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Di era digital, kebebasan menyampaikan pendapat harus tetap diimbangi dengan etika dan tanggung jawab. Jangan sampai media sosial justru menjadi ruang untuk menyebarkan ujaran kebencian atau memecah persatuan,” katanya.

Hulyani mengakui penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan pemuda belum sepenuhnya sempurna. Keterbukaan di media sosial masih memungkinkan munculnya perilaku yang melewati batas etika, meskipun secara umum kehidupan sosial dan demokrasi pemuda di Lombok Timur dinilai masih berjalan dalam batas yang wajar.

Menurutnya, penguatan aktualisasi Pancasila membutuhkan ruang interaksi dan kegiatan yang memungkinkan pemuda saling berdiskusi, bertukar pandangan dan mengembangkan kapasitas. Karena itu, KNPI Lombok Timur melakukan pendekatan kepada organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan dan OKP melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

“Kami ingin ruang-ruang kepemudaan menjadi tempat untuk berdiskusi, belajar dan membangun kolaborasi. Dengan begitu, nilai Pancasila bisa diterapkan melalui kegiatan nyata, bukan hanya dibicarakan,” ucapnya.

Kegiatan tersebut antara lain berupa diskusi publik, pelatihan serta penguatan kewirausahaan pemuda. Melalui kegiatan itu, pemuda didorong tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Hulyani menilai semangat gotong royong sebagai salah satu nilai penting Pancasila juga dapat diwujudkan melalui kolaborasi antarpemuda, organisasi dan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Ia menambahkan, KNPI Lombok Timur akan tetap menjalankan kegiatan yang mendukung penguatan kapasitas dan peran pemuda pada 2026 hingga 2027 sesuai hasil rapat kerja dan kemampuan anggaran organisasi.

“Ke depan, kami akan terus mendorong kegiatan yang bisa meningkatkan kapasitas pemuda sekaligus memperkuat peran mereka dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....