Pemkab Dompu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,3–6,3 Persen pada 2027

  • 27 Apr 2026 10:41 WIB
  •  Mataram

RRI CO.ID, Dompu — Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah berada pada kisaran 5,3 hingga 6,3 persen pada tahun 2027. Target ini menjadi bagian dari arah pembangunan makro daerah yang juga mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Selain pertumbuhan ekonomi, Pemkab Dompu menetapkan sejumlah indikator makro lainnya, yakni Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita pada kisaran Rp43,5 juta hingga Rp44,5 juta, angka kemiskinan antara 9,8 hingga 10,20 persen, serta kemiskinan ekstrem ditargetkan nol persen.

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Aris Ansyary, menjelaskan, target tersebut disusun dengan mempertimbangkan tren capaian sebelumnya serta proyeksi kondisi ekonomi ke depan.

“Angka kemiskinan ekstrem tahun 2025 tercatat sebesar 0,27 persen, turun signifikan dari tahun 2024 yang mencapai 1,47 persen. Ini menjadi dasar optimisme kita untuk menekan hingga nol persen pada 2027,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.

Ia menambahkan, indikator lain yang juga menjadi perhatian adalah rasio gini yang ditargetkan berada pada rentang 0,285 hingga 0,315, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kisaran 74,5 hingga 75 poin, serta tingkat pengangguran terbuka antara 2,54 hingga 2,65 persen.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah menetapkan arah kebijakan pembangunan yang berfokus pada empat pilar utama, yakni penguatan transformasi sosial, transformasi ekonomi, transformasi tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sejumlah program strategis pun telah disiapkan untuk mendukung pencapaian target pada tahun 2027. Di antaranya program “Dompu Melayani”, penyelenggaraan festival berskala nasional, serta penyediaan pakaian sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP.

Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat jaminan kesehatan nasional dan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta memberikan fasilitasi sarana bagi pelaku UMKM, industri kecil menengah (IKM), dan wirausaha baru.

Di sektor infrastruktur, program yang direncanakan meliputi revitalisasi jaringan air minum perpipaan perkotaan, pembenahan menyeluruh penerangan jalan umum, serta penanganan kawasan lingkungan kumuh.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya harmonisasi program dengan pemerintah pusat dan provinsi, serta pelaksanaan program keagamaan seperti “Dompu Mengaji” sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dengan kombinasi kebijakan dan program tersebut, Pemkab Dompu optimistis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2027.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....