BBM Melonjak, Alarm Krisis Sampah Mataram
- 22 Apr 2026 19:14 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.MATARAM — Kenaikan tajam harga Dexlite memicu ancaman baru bagi layanan kebersihan di Kota Mataram. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kini dihadapkan pada potensi terganggunya operasional pengangkutan sampah, setelah anggaran bahan bakar diperkirakan hanya mampu bertahan hingga tiga bulan ke depan.
Kepala DLH Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, mengungkapkan kondisi ini menjadi peringatan serius bagi keberlanjutan layanan publik. Lonjakan harga Dexlite dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter dinilai sangat memberatkan, terutama karena bahan bakar tersebut menjadi penopang utama armada dump truck pengangkut sampah.
“Dengan kenaikan ini, kami perkirakan anggaran yang tersedia hanya cukup untuk tiga bulan ke depan,” ujarnya.Rabu 22 April 2026.
Di sisi lain, alokasi anggaran BBM untuk pengangkutan sampah tahun 2026 justru mengalami penurunan, dari Rp12 miliar menjadi Rp8 miliar. Kombinasi antara pemangkasan anggaran dan lonjakan harga BBM non-subsidi mempersempit ruang gerak DLH dalam menjaga ritme pengangkutan sampah harian.
"Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek teknis operasional, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas layanan kebersihan kota jika tidak segera diantisipasi." Katanya.
Sebagai langkah antisipasi, DLH mulai menyiapkan sejumlah skema penyesuaian. Salah satunya adalah mengajukan tambahan anggaran kepada Badan Keuangan Daerah (BKD). Selain itu, opsi penggunaan bahan bakar alternatif seperti solar juga tengah dipertimbangkan.
“Kami sedang mengkaji berbagai kemungkinan, termasuk penyesuaian anggaran ke BKD. Bisa saja nanti ada opsi mengganti Dexlite dengan jenis BBM lain,” Ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....