Bupati Lombok Timur Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid As Syuhada
- 22 Apr 2026 16:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur- Peletakan batu pertama pembangunan Masjid As Syuhada resmi dilaksanakan di Dusun Lendang Belo, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Rabu, 22 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin.
Masjid yang direncanakan menelan anggaran lebih dari Rp3 miliar ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus pemberdayaan umat di wilayah setempat. Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan bahwa semangat masyarakat dalam pembangunan saat ini tengah mengalami peningkatan yang signifikan, termasuk dalam pembangunan rumah ibadah.
“Kita lihat masyarakat sedang gencar-gencarnya membangun, termasuk rumah-rumah ibadah. Ini adalah keberkahan tersendiri,” ujarnya.
Ia mengaitkan tingginya partisipasi masyarakat tersebut dengan capaian positif perekonomian daerah. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur mencapai 4,39 persen, menempatkan daerah ini di posisi kedua se-Provinsi Nusa Tenggara Barat setelah Kota Mataram.
“Membangun masjid adalah keberkahan karena rezeki masyarakat menjadi berkah. Semua bersemangat untuk membangun rumah Allah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan sejumlah rencana pembangunan strategis lainnya, di antaranya renovasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong dengan anggaran mencapai Rp50 miliar. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga berencana membangun ulang Gedung Wanita Selong menjadi gedung modern dengan kapasitas sekitar 5.000 orang.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Lombok Timur masuk dalam nominasi program Entrepreneur Government atau pemerintahan berbasis kewirausahaan yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Ia berharap dukungan masyarakat agar daerah ini mampu meraih predikat terbaik.
Dari sisi bantuan keagamaan, Bupati menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sekitar Rp7 miliar untuk pembangunan masjid dan pondok pesantren. Khusus untuk Masjid As Syuhada, pemerintah akan memberikan bantuan berupa 250 sak semen sebagai bentuk dukungan nyata.
Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa pembangunan keagamaan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pembinaan nonfisik. Diantaranya peningkatan kualitas keimanan dan kegiatan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....