APJATI Bima Dompu Perkuat Peran Cetak PMI Berkualitas dan Profesional
- 19 Apr 2026 08:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima- Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Bima Dompu terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berkualitas, kompeten, dan siap bersaing di luar negeri. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja migran asal daerah.
Ketua APJATI Bima Dompu, Muhrim, SH, menegaskan bahwa setiap calon PMI wajib melalui proses pembekalan sebelum diberangkatkan.
Pembekalan tersebut meliputi pelatihan keterampilan, peningkatan kompetensi, serta pemahaman terkait pekerjaan yang akan dijalani di negara tujuan.
Menurutnya, calon PMI tidak bisa langsung diberangkatkan tanpa persiapan matang. Mereka harus mengikuti pelatihan minimal selama dua minggu di daerah asal agar memiliki kemampuan yang memadai dan siap menghadapi dunia kerja di luar negeri.
“Calon PMI harus disekolahkan dan dilatih terlebih dahulu. Dengan begitu, mereka memiliki kompetensi yang jelas dan bisa bekerja dengan baik saat berada di luar negeri,” ujarnya.
Selain pelatihan, APJATI juga menekankan pentingnya kelengkapan administrasi sebagai syarat utama keberangkatan. Muhrim menjelaskan bahwa dokumen yang lengkap akan mempermudah proses legalitas serta memberikan jaminan perlindungan bagi PMI selama bekerja di luar negeri.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memilih jalur pemberangkatan yang resmi atau prosedural. Menurutnya, PMI yang berangkat secara prosedural memiliki jaminan keamanan dan perlindungan hukum yang lebih jelas.
“Kalau berangkat sesuai prosedur, keselamatan dan hak-hak mereka lebih terjamin,” katanya menegaskan.
Di sisi lain, APJATI Bima Dompu menyayangkan masih adanya oknum perusahaan atau sponsor yang memberangkatkan calon PMI tanpa melalui prosedur resmi.
"Praktik ini sangat merugikan dan berisiko tinggi bagi para pekerja, terutama saat menghadapi masalah di negara tujuan," ucapnya.
Sebagai langkah pencegahan, APJATI terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menindak praktik pemberangkatan ilegal.
Baru-baru ini, APJATI bersama Polsek Woja berhasil menggagalkan upaya pemberangkatan calon PMI secara non-prosedural di wilayah Dompu. Tindakan cepat ini menjadi bukti keseriusan dalam melindungi masyarakat dari praktik yang merugikan.
Dengan berbagai langkah tersebut, APJATI Bima Dompu berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam menciptakan PMI yang tidak hanya kompeten, tetapi juga terlindungi secara hukum dan mampu membawa nama baik daerah di kancah internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....