Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Pengentasan Kemiskinan di Dompu
- 16 Apr 2026 08:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Dompu dipastikan tidak akan berdampak pada program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya pengentasan kemiskinan.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, mengatakan, efisiensi anggaran hanya difokuskan pada belanja yang tidak memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik maupun kesejahteraan masyarakat.
“Efisiensi anggaran ini tidak menyentuh program masyarakat. Yang kita kurangi adalah biaya-biaya yang tidak berdampak langsung,” tegasnya, Kamis, 16 April 2026.
Menurutnya, Pemerintah Daerah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dompu.
Salah satu target utama adalah menurunkan angka kemiskinan hingga satu digit serta menekan kemiskinan ekstrem hingga nol persen. Selain itu, penanganan stunting juga tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta bekerja lebih efektif dan efisien, meskipun dengan keterbatasan anggaran.
“Dengan anggaran yang minim, OPD harus lebih fokus pada isu kemiskinan dan stunting. Itu yang menjadi prioritas utama kita,” ujarnya.
Bupati juga mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembiayaan program prioritas. Menurutnya, potensi daerah harus digali secara maksimal agar pemerintah tidak sepenuhnya bergantung pada transfer anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.
“Penggalian potensi PAD harus terus ditingkatkan, sehingga program prioritas bisa berjalan tanpa harus menunggu suplai anggaran dari pemerintah atasan,” katanya.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Dompu optimistis target penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....